Senin, Mei 18, 2026
BerandaHeadlineSyafri Efendi: Apakah Pemerintah Nunggu Korban Bertambah?

Syafri Efendi: Apakah Pemerintah Nunggu Korban Bertambah?

Pekanbaru (nadariau.com) – Lambatnya penanganan konflik warga dengan SLB Santa Lucia milik Yayasan Prayoga Riau menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat. Apakah pemerintah mampu melindungi warganya jika berbenturan dengan pihak swasta?

Pertanyaan itu diungkapkan salah satu tokoh masyarakat Umbansari Syafri Efendi, Ahad (17/5/26), menanggapi permasalahan SLB Santa Lucia dan warga Umbansari akibat ‘air bah’ yang diduga berasal dari SLB Santa Lucia menghantam rumah warga di bawahnya.

“Jika ini tidak disudahi oleh pemerintah maka berpotensi konflik sosial yang melebar kemana-mana karena sejak mereka ada, warga tempatan merasa resah saat musim hujan, apakah harus ada lagi rumah warga yang roboh akibat limpahan air dari Santa Lucia?” tanya pria yang akrab disapa Feri ini.

Negara harus cepat atasi konflik ini karena kondisinya ini seperti semut hitam di kerumunan semut merah (pendatang yang berasa di lingkungan tempatan, red) tapi semut hitam pula yang mau berkuasa dengan menabrak aturan tapi tidak ditindak pemerintah, ujar mantan ketua LPM Umbansari ini.

Kita bisa bayangkan jika hujan ke depan ada lagi rumah warga yang rusak akibat hantaman air dari SLB Santa Lucia tentu lama-lama warga bisa marah karena pemerintah tidak bisa memberikan kenyamanan dan solusi bagi warganya.

Untuk itu negara harus menyikapi serius dalam permasalahan ini karena jika negara abai dikuatirkan masyarakat yang akan bertindak sendiri menyelesaikannya.

Untuk itu kami sebagai masyarakat mengingatkan Pemerintah agar menyelesaikan permasalahan ini minta Yayasan Prayoga Riau yang membangun SLB Santa Lucia agar segera mengikuti rekomendasi dinas PUPR agar warga bisa hidup tenang dan aman, tanpa rasa takut kena limpahan ‘air bah’ tetangga.

“Yayasan Prayoga ini mengelola sekolah -sekolah elit di Riau tapi kok ‘nakal’ saat membangun SLB Santa Lucia atau memang sengaja datang untuk mengganggu kenyamanan warga?” pungkas Feri. (***)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer