Pekanbaru (Nadariau.com) — Antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Riau Bhayangkara Run 2026 terus membludak. Menjelang pelaksanaan pada 19 Juli 2026, jumlah peserta yang telah mendaftar sampai dengan saat ini, sudah mendekati angka 10.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia.
Event olahraga tahunan terbesar di Pulau Sumatra ini dipastikan kembali menjadi magnet sport tourism sekaligus ruang kampanye sosial dan lingkungan yang melibatkan masyarakat luas. Mengusung semangat “Menjaga Alam dan Lawan Karhutla”, Riau Bhayangkara Run 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi lari berskala nasional dan internasional, namun juga membawa pesan kuat tentang kepedulian terhadap lingkungan melalui gerakan “Riau Lawan Karhutla”.
Karorena Polda Riau sekaligus sebagai Ketua panitia Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Pol Daniel Widya Mucharam mengatakan, tingginya minat peserta menunjukkan bahwa event ini telah menjadi kebanggaan masyarakat Riau sekaligus salah satu ajang lari paling bergengsi di Indonesia.
“Animo masyarakat luar biasa. Saat ini jumlah peserta sudah mendekati 10 ribu orang dan terus bertambah setiap harinya. Kami mengajak masyarakat Riau untuk segera mendaftarkan diri sebelum kuota terpenuhi,” ujarnya.
Ia menambahkan, Riau Bhayangkara Run bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga gerakan bersama untuk membangun kesadaran menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran hutan serta lahan.
“Melalui semangat Menjaga Alam dan Lawan Karhutla, kami ingin mengajak seluruh peserta ikut berkontribusi menjaga lingkungan serta mendukung program green policing yang menjadi komitmen bersama untuk melindungi Riau dari ancaman karhutla,” jelasnya.
Yang membanggakan, ajang ini telah mengantongi sertifikasi resmi dari World Athletics, sehingga standar lintasan, pengukuran rute, hingga sistem perlombaannya telah diakui secara internasional. Sertifikasi tersebut menjadikan Riau Bhayangkara Run sebagai event lari yang memiliki kredibilitas tinggi dan mampu bersaing dengan ajang marathon bergengsi lainnya di Indonesia.
Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Ribuan peserta dan pendukung yang datang diperkirakan akan turut menggerakkan sektor perhotelan, UMKM, kuliner hingga destinasi wisata di Provinsi Riau.
Panitia pun kembali mengimbau masyarakat dan komunitas pelari dari berbagai daerah untuk segera melakukan pendaftaran sebelum slot peserta habis. Dengan tingginya antusiasme yang terus meningkat, Riau Bhayangkara Run 2026 diprediksi menjadi salah satu event lari terbesar dan paling meriah sepanjang sejarah penyelenggaraannya.
Riau Bhayangkara Run 2026 diyakini bukan sekadar perlombaan lari, tetapi juga simbol semangat kolaborasi, gaya hidup sehat, promosi pariwisata daerah, serta gerakan bersama menjaga masa depan lingkungan Riau yang lebih baik.(sony)


