Sabtu, Mei 9, 2026
BerandaHeadlineWamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq Beri Kuliah Umum di Wisuda Ke-30 UMRI

Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq Beri Kuliah Umum di Wisuda Ke-30 UMRI

Pekanbaru (Nadariau.com) – Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia Hanif Faisol Nurofiq memberi kuliah umum di acara sidang senat wisuda ke-30 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), di Kampus Utama UMRI di Pekanbaru, Riau, Sabtu (9/5/2026).

Dalam materinya, Hanif menyampaikan beberapa agenda Pemerintah yaitu bangsa Indonesia bergerak menuju ketahanan pangan kemandirian dan kedaulatan pangan. Ia mengatakan Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar baik di darat maupun di lautnya.

“Dengan potensi -potensi Sumber Daya yang ada juga bonus demografis dengan 67,8 % adalah usia produktif dan ini menjadi momentum penting dalam memanfaatkan sumberdaya yang ada untuk membangun kemajuan Indonesia,” kata Hanif.

Wamenko ini juga menyampaikan program prioritas lainnya adalah memberikan makan bergizi gratis atau MBG. MBG, katanya, merupakan program menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dengan generasi sehat, cerdas dan produktif.

Sementara Pemerintah menganggap program ini menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan pemerintah ke depannya.

Arah kebijakan pangan nasional kedepannya tidak hanya peningkatan produksi tetapi pada penguatan lembaga dan ekonomi rakyat, pemerataan distribusi, peningkatan gizi, pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

“Membangun ekosistem pangan yang kuat dari desa bergerak melalui masyarakat dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Hanif.

Pada periode ini, wisuda ke-30 UMRI bertemakan ‘Alumni Berkarakter dan Berdampak, UMRI Unggul Mencerahkan Semesta’. Selain itu, Wisuda tersebut juga menandai untuk pertamakalinya UMRI meluluskan program Pascasarjana atau magister.

Rektor UMRI Saidul Amin dalam sambutan sidang terbuka Pasca Sarjana, Sarjana dan di Diploma UMRI ke 30 tahun akademik 2025/2026 menyampaikan bahwasanya jumlah wisudawan ada sebanyak 418, terdiri dari 8 fakultas dan sekolah pasca sarjana. Berdasarkan sebaran agama mayoritas beragama Islam sebanyak 392 orang, protestan 24 orang dan Katolik 2 orang.

“Keberagaman beragama ini menjadi cerminan suasana akademik UMRI yang inklusif dan harmonis dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan,” kata Saidul.

Dalam waktu yang sama Saidul menyampaikan bahwasanya memasuki usia yang ke 18 tahun UMRI terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan.

Saat ini, UMRI memiliki 32 Program Studi, 2 program magister yang tersebar di 9 fakultas serta sekolah pascasarjana. Di tahun 2026, UMRI juga mencatatkan sejarah dengan melahirkan dua guru besar dari internal kampus.

Dalam sambutannya, Rektor berpesan kepada para wisudawan agar jangan menjadi lulusan yang hanys cerdas secara intelektual namun juga kuat secara karakter dan memberikan kontribusi nyata bagi umat bangsa dan kemanusiaan.

Rektor juga berpesan bahwa setelah wisuda mereka akan meninggalkan kampus tercinta. Setelah itu, mereka menjadi duta-duta persyarikatan.

“Wisudawanlah yang akan jadi penentu harum dan busuknya UMRI di tengah masyarakat. Karena itu dia berharap wisudawan mampu mencerahkan dan menjadi pelita di tengah kegelapan,” jelas Saidul.

Sementara, Kepala Kopertais Wilayah XII, Prof Leny Nofianti menyampaikan tahniah kepada para wisudawan. Dia juga mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada para dosen dan tenaga pendidik yang telah mendampingi mahasiswa selama proses pembelajaran, penelitian serta pengabdian hingga para mahasiswa diwisuda pada hari ini.

Rektor Universitas Islam Negeri Suska Riau ini menambahkan, tugas perguruan tinggi saat ini tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan saja namun juga membentuk karakter. Menurut dia, membentuk karakter menjadi tugas berat bagi perguruan tinggi.

“Dimana perguruan tinggi tidak bisa memisahkan ilmu dari nilai, nalar dari iman dan sain dari etika, inilah makna sebenarnya dari ilmu,” ucapnya.

Di tempat waktu yang sama Dr Nopriadi Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, juga memberikan selamat kepada UMRI yang telah melaksanakan wisuda ke-30. Bahwasanya angka ini bukan sekedar angka statistik namun namun komitmen UMRI dalam menjaga mutu pendidikan di wilayah XVII.

Disampaikannya, untuk disyukuri UMRI saat ini sudah terakreditasi Baik Sekali. Dia berharap, ke depan akreditasi itu bisa menjadi Unggul dan Internasional.

Nopriadi juga mengapresiasi kemajuan UMRI berdasarkan pangkalan data LLDIKTI tercatat adalah 15.563 mahasiswa. Ini menunjukkan bahwa UMRI menjadi kampus swasta dengan jumlah mahasiswa terbanyak kedua di Riau dan Kepulauan Riau.

“Ini menunjukkan UMRI semakin mendapat kepercayaan di masyarakat bahwasanya secara kualitas pendidikan lebih baik,” katanya. (alin)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer