Minggu, April 12, 2026
BerandaHeadlineInsan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas Oleh SKK Migas dan...

Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas Oleh SKK Migas dan APGWI

Rohul (Nadariau.com) – Beberapa orang wartawan mengikuti pemaparan seputar kegiatan industri hulu migas. Kegiatan yang ditaja SKK Migas-KKKS APGWI ini terlaksana pada Kamis (9/4) bertempat di Norma Café, Pekanbaru.

Diskusi ringan ini mengusung tema Migas Hebat Migas Bermanfaat, diikuti oleh 8 wartawan yang berasal dari Rokan Hulu dan Kabupaten Kampar.

Pemaparan seputar kegiatan industri hulu migas dibuka dengan penjelasan singkat dari SKK Migas Perwakilan Sumbagut. M. Arif Salsabil, Analis Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagut menjelaskan bahwa SKK Migas sebagai perpanjangan negara dalam pengelolaan kegiatan hulu migas melaksanakan fungsi pengendalian dan pengawasan seluruh kegiatan KKKS agar memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Salah satu KKKS kami adalah APGWI yang diamanahkan pemerintah mengelola blok Westkampar”, ujarnya.

SKK Migas dalam melaksanakan tugasnya, memastikan kebutuhan energi nasional bisa tercapai sesuai dengan target yang sudah ditetapkan. Dimana saat ini kedaulatan energi menjadi salah satu asta cita Presiden Republik Indonesia.

“Kompleksitas yang kami hadapi justru menjadi penyemangat bagi kami agar kebutuhan energi nasional itu bisa tercukupi. Tidak kurang dari 1,6 juta barel kebutuhan nasional terhadap minyak perharinya, sementara produksi nasional masih berkisar diangka 600.000an barel”, ungkapnya.

Kebermanfaatan industri migas tidak hanya dalam bentuk penerimaan negara namun juga bermanfaat bagi masyarakat disekitar wilayah operasi.

“Kami senantiasa mendorong setiap KKKS menyusun perencanaan Program Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar. Ada 4 pilar disitu, sosial, ekonomi, lingkungan dan tata Kelola kelembagaan. Namun ini tentu bergantung dengan kemampuan produksi masing-masing KKKS”, tutupnya.

Sementara itu, Head External Relation KKKS APGWI Doly Argado Simbolon menjelaskan overview operasional Perusahaan. KKKS APGWI berkontrak dengan pemerintah dalam mengelola blok Westkampar yang melintasi 2 provinsi yaitu provinsi Sumatera Utara dan 3 kabupaten yaitu Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Kampar dan Kabupaten Padang Lawas.

“Saat ini kami masih berkegiatan di Kec. Pendalian IV Koto. Alhamdulillah berkat dukungan seluruh stakeholder operasional kami berjalan dengan lancar”, ungkapnya.

Dalam menjalankan amanah pemerintah tersebut, KKKS APGWI senantiasa berupaya menjalin hubungan baik dengan para stakeholder, baik level pemerintah, media maupun masyarakat. “Sesuai arahan SKK Migas, upaya-upaya kami adalah bagaimana dapat menjadi bagian pemenuhan kebutuhan energi nasional”, ucapnya.

Insan pers semakin antusias dengan melanjutkan diskusi dua arah antara Wartawan dan SKK Migas-KKKS APGWI.

Para Wartawan berharap pihak APGWI selalu menyampaikan informasi-informasi bermutu seperti hari ini, sebab banyak kekhawatiran dari masyarakat dengan adanya pengeboran minyak di tempat mereka akan berdampak negatif terhadap lingkungan.

Dalam closing statementnya, Head External Relation KKKS APGWI berharap kegiatan pertemuan dengan insan pers dapat membantu masyarakat memperoleh informasi positif dan benar dari KKKS APGWI secara langsung.

“Tema yang kita usung bukan asal buat. Kami berharap kehebatan migas sebagai penopang energi nasional dan kebermanfaatannya dapat dirasakan oleh negara dan masyarakat melalui kami salah satunya, KKKS APGWI”, tutup Doly. (wen)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer