Siak (Nadariau.com) – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Manggala Agni. Muharmizan, salah satu putra terbaik bangsa, gugur saat menjalankan tugas mulia memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis.
Sebagai bentuk penghormatan dan empati, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, didampingi Wakapolres Siak Kompol Akira Ceria S.I.K., M.M., melayat langsung ke rumah duka, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Kedatangan rombongan di kediaman almarhum di Jalan Panglima Rumpin, Kampung Rempak, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, disambut haru oleh keluarga, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah setempat.
Dalam suasana penuh duka, Kapolda Riau menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan seorang istri dan tiga anak.
“Kami dari Polda Riau turut berduka cita yang mendalam. Almarhum adalah pahlawan lingkungan yang telah mengabdikan diri di garis depan dalam memadamkan karhutla demi melindungi masyarakat dan alam. Ini adalah pengabdian yang luar biasa,” kata Irjen Pol Herry Heryawan.
Sebagai wujud kepedulian, Kapolda juga menyerahkan santunan kepada keluarga almarhum, sebagai bentuk dukungan moril di tengah kehilangan yang mendalam.
Kepala Daops Manggala Agni Sumatera VI/Siak, Ihsan Abdillah, mengenang almarhum sebagai sosok pekerja keras dan penuh dedikasi.
“Almarhum adalah personel tangguh dan bertanggung jawab. Kami kehilangan sosok terbaik, namun kami bangga atas pengabdian beliau sebagai pejuang karhutla,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Camat Sabak Auh, Sugiati S.Pi., M.Si., yang mengapresiasi kehadiran Kapolda dan rombongan.
“Ini bentuk perhatian luar biasa bagi keluarga dan masyarakat. Kehadiran beliau memberi kekuatan dan menjadi pengingat akan jasa besar almarhum,” katanya.
Kepergian Muharmizan bukan hanya meninggalkan luka bagi keluarga, tetapi juga kehilangan besar bagi upaya perlindungan lingkungan di Provinsi Riau. Di tengah ancaman karhutla yang terus berulang, sosok seperti dirinya adalah garda terdepan yang tak tergantikan.
Kini, Muharmizan telah pergi. Namun semangat dan pengabdiannya akan terus hidup menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Ia gugur sebagai pejuang, dan akan selalu dikenang sebagai pahlawan lingkungan.(sony)


