Agam (Nadariau.com) – Memasuki hari ketiga pascabencana, upaya pencarian korban banjir bandang di Desa Kayu Pasak, Nagari Salareh Air, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terus dilakukan oleh Personel BKO Polda Riau, Selasa (02/12/2025).
Tim evakuasi yang dipimpin Ps. Paur Pensat Subbid Penmas Bidhumas Polda Riau, IPDA Vicky Rizki SH, bersama personel Sabhara dan Humas Polda Riau, bergerak menelusuri sejumlah titik yang masih dipenuhi material lumpur dan pepohonan.
Di lokasi berbeda di 3 titik, tepatnya di Kampung Kunyit, Sawah laweh serta di Daerah Subarang aia, Kecamatan Palembayan, proses pencarian juga dilakukan oleh Personel Brimob Polda Riau yang dipimpin Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. Mereka memfokuskan pencarian di area-area yang diduga masih terdapat korban tertimbun material banjir bandang.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, menyampaikan bahwa hingga hari ini total 102 jasad korban telah ditemukan oleh Personel BKO Polda Riau bersama tim gabungan. Dari jumlah tersebut, 97 korban telah teridentifikasi, sementara 5 lainnya masih dalam proses identifikasi.
“Dari total 102 korban, 45 di antaranya laki-laki dan 57 perempuan,” kata Kombes Anom, Selasa (02/12/2025).
Ia menambahkan, dari seluruh temuan tersebut, 6 jasad berhasil ditemukan langsung oleh Personel BKO serta Brimob Polda Riau.
Selain fokus pada pencarian korban, petugas juga terus membuka akses jalan yang sempat tertutup material longsor dan banjir bandang di kawasan Nagari Salareh Air. Pengerjaan dilakukan menggunakan alat berat milik Polda Riau.
“Alhamdulillah, hampir seluruh akses jalan di Kecamatan Palembayan sudah kembali terbuka. Ini sangat membantu mempermudah mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan,” kata Kombes Anom.
Upaya pencarian dan penanganan pascabencana dipastikan akan terus dilakukan hingga seluruh korban ditemukan dan akses wilayah terdampak sepenuhnya pulih.(sony)


