Pelalawan (Nadariau.com) — Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Lintas Timur KM 53, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (19/10/2025) siang.
Insiden yang melibatkan empat kendaraan ini menewaskan sepasang suami istri dan menyebabkan satu lainnya luka-luka.
Empat kendaraan yang terlibat antara lain Mitsubishi Truck Box BM 9640 TZ, Truck Hino Box B 9128 JYT, Daihatsu Taruna AD 1268 DJ, dan Sepeda Motor Honda ADV BM 4033 CAT.
Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Rizkyan Tatit Hanafi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan diduga terjadi akibat kelalaian pengemudi truk Mitsubishi yang melebar ke kanan saat melaju di jalur menurun hingga menabrak kendaraan dari arah berlawanan.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, truk Mitsubishi Box yang dikemudikan BE (22) bergerak dari arah Pekanbaru menuju Pangkalan Kerinci. Saat melintas di jalur menurun dengan marka jalan utuh, truk melebar ke kanan dan menabrak tiga kendaraan dari arah berlawanan,” ungkap AKP Rizkyan Tatit Hanafi, Minggu (19/10/2025).
Benturan keras membuat truk Mitsubishi menabrak Truck Hino Box, lalu menghantam Daihatsu Taruna, sebelum akhirnya menimpa Sepeda Motor Honda ADV yang dikendarai pasangan suami istri H.Y (59) dan F (47), warga Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir.
Keduanya mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat akibat tertimpa truk yang oleng. Jenazah korban sempat dibawa ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci, namun nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan.
Sementara pengemudi truk Mitsubishi, BE (22), mengalami sesak di dada dan bengkak pada kaki kanan, dan kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Kasat Lantas Polres Pelalawan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat melintasi ruas jalan dengan kontur tanjakan dan turunan panjang.
“Kami imbau seluruh pengendara agar selalu waspada, periksa kondisi rem dan ban sebelum berangkat, serta patuhi batas kecepatan. Pastikan juga fisik pengemudi dalam kondisi prima,” tegas AKP Rizkyan.
Ia menambahkan, banyak kecelakaan terjadi akibat kelelahan dan kurangnya konsentrasi selama perjalanan jarak jauh.
“Jangan memaksakan diri jika sudah lelah atau mengantuk. Segera menepi dan beristirahat. Keselamatan jauh lebih penting daripada kecepatan,” pesannya.
Saat ini, seluruh kendaraan yang terlibat telah dievakuasi ke Unit Laka Sat Lantas Polres Pelalawan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Sat Lantas Polres Pelalawan berkomitmen terus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan di jalan raya. Mari bersama-sama kita wujudkan budaya tertib berlalu lintas demi menekan angka kecelakaan di wilayah Pelalawan,” tutup AKP Rizkyan Tatit Hanafi.(sony)


