Minggu, Maret 22, 2026
BerandaHeadlineTindak Tegas Perdagangan Anjing, Kapolda Riau Terima Penghargaan dari Pencinta Hewan

Tindak Tegas Perdagangan Anjing, Kapolda Riau Terima Penghargaan dari Pencinta Hewan

Pekanbaru (Nadariau.com) – Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan menerima penghargaan dari Koalisi Perlindungan Hewan serta Dog Meat Free Indonesia (DMFI) atas langkah tegasnya menindak kasus perdagangan anjing yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh advokat Adrian Hana Esa, mewakili Dog Lover Indonesia, Koalisi Perlindungan Hewan Indonesia, serta komunitas pencinta hewan dari berbagai daerah, di Mapolda Riau, Kamis (11/09/2025) pagi.

Adrian menyebut, sikap tegas Kapolda Riau menjadi contoh nyata penegakan hukum yang layak dijadikan role model bagi kepolisian di seluruh Indonesia.

“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Bapak Kapolda. Ini bentuk penegakan hukum yang harus jadi teladan, khususnya terkait isu penganiayaan dan perdagangan hewan kesayangan. Harapan kami, kasus ini juga dapat mengedukasi masyarakat bahwa konsumsi daging anjing maupun kucing dilarang karena ilegal dan berbahaya bagi kesehatan,” ujar Adrian.

Hal senada disampaikan Yamin dari komunitas Dog Lovers Pekanbaru. Ia menegaskan, praktik perdagangan daging anjing sejak lama mereka perjuangkan untuk dihentikan karena berpotensi menularkan penyakit berbahaya, termasuk rabies.

“Selama ini penegakan hukumnya agak kurang terlihat. Namun dengan kepemimpinan Bapak Kapolda yang peduli pada kesejahteraan hewan sekaligus kesehatan masyarakat, langkah ini jadi bukti nyata. Kami berharap penindakan seperti ini bisa konsisten dilakukan agar perdagangan daging anjing benar-benar dihentikan,” kata Yamin.

Yamin menambahkan, perjuangan menghentikan perdagangan anjing bukan semata karena rasa sayang terhadap hewan, melainkan juga demi keselamatan lingkungan dan manusia.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan menyampaikan bahwa pertemuan dengan tim DMFI menjadi ruang dialog penting untuk membahas perlindungan hewan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat.

“Polri, khususnya Polda Riau, berkomitmen mendukung langkah edukatif, preventif, dan kolaboratif bersama berbagai pihak. Karena cara kita memperlakukan hewan sesungguhnya mencerminkan peradaban dan nilai kemanusiaan kita,” kata Kapolda.

Ia menambahkan, setidaknya ada empat tujuan utama dari penindakan tersebut, yakni menyelamatkan hewan, mencegah penganiayaan, mengantisipasi penyebaran rabies, serta menciptakan harmoni antara manusia, hewan, dan lingkungan.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer