Kamis, Februari 12, 2026
BerandaHeadlinePolda Riau Kerahkan 1.818 Personel Amankan Festival Pacu Jalur 2025, Dihadiri Wapres...

Polda Riau Kerahkan 1.818 Personel Amankan Festival Pacu Jalur 2025, Dihadiri Wapres dan 14 Dubes

Kuansing (Nadariau.com) – Polda Riau bersama Polres Kuansing menggelar apel persiapan pengamanan Festival Pacu Jalur Tradisional Tahun 2025 di Lapangan Water Park Kuansing. Apel dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Riau, Kombes Pol Ino Harianto SIK MM dan turut dihadiri para pejabat utama, Rabu (20/08/2025) pagi.

Sebanyak 1.818 personel gabungan dari TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat dikerahkan demi memastikan kelancaran even akbar yang sudah mendunia ini. Tahun ini, Festival Pacu Jalur terasa istimewa karena turut dihadiri tamu-tamu kehormatan dari luar negeri, termasuk Duta Besar Bangladesh serta 13 duta besar negara tetangga lainnya.

Bahkan, Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dijadwalkan membuka secara resmi festival bersama sejumlah menteri. Kehadiran tokoh nasional dan internasional tersebut menjadikan Pacu Jalur bukan sekadar tradisi budaya, tetapi juga momentum diplomasi kebudayaan Indonesia di mata dunia.

Selain aspek budaya, isu lingkungan menjadi sorotan penting. Sungai Kuantan, sebagai arena utama Pacu Jalur, sempat mengalami kerusakan akibat aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI). Namun, berkat operasi terpadu yang dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, sebanyak 221 unit alat PETI berhasil dimusnahkan dan 12 tersangka diamankan.

“Dampaknya kini bisa kita rasakan. Setelah 20 tahun, kualitas air Sungai Kuantan kembali jernih secara kasat mata, seperti dulu,” tegas Brigjen Jossy.

Keberhasilan ini disebut sebagai wujud keadilan ekologis, yang tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga mengangkat marwah Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, bahkan Indonesia di pentas internasional.

Dengan dukungan penuh dari TNI, Pemprov Riau, Pemkab Kuansing, hingga masyarakat, Festival Pacu Jalur 2025 diyakini akan menjadi perhelatan bersejarah bukan hanya sebagai pesta rakyat, tetapi juga simbol kebangkitan budaya dan komitmen menjaga lingkungan hidup.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer