Senin, Oktober 26, 2026
BerandaHeadlineKKR Pemuda Riau Sukses Digelar, Fanny Jossy Sampaikan Terima Kasih kepada Semua...

KKR Pemuda Riau Sukses Digelar, Fanny Jossy Sampaikan Terima Kasih kepada Semua Pihak

Pekanbaru (Nadariau.com) – Ketua Umum Panitia Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Pemuda 2026 Provinsi Riau, Fanny Jossy, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan KKR Pemuda di Hall A Basket Rumbai, Pekanbaru, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Generasi Muda Bangkit Bersatu, Bertumbuh, Berdampak” tersebut berlangsung meriah dan dihadiri sekitar 17.500 peserta dari berbagai daerah di Provinsi Riau hingga luar provinsi.

Fanny mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan KKR Pemuda 2026 tidak terlepas dari dukungan gereja-gereja yang terlibat dalam kepanitiaan, pemerintah daerah, serta unsur kepolisian.

“Kami mengucapkan terima kasih karena kegiatan ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Riau, Kapolda Riau dan Wali Kota Pekanbaru,” ujar Fanny, Sabtu (24/10/2026).

Fanny yang juga menjabat sebagai Ketua Bhayangkari Cabang 03 Korsabhara menjelaskan, KKR Pemuda 2026 diselenggarakan berangkat dari kerinduan untuk membawa generasi muda semakin dekat kepada Tuhan, kembali aktif beribadah, serta terlibat dalam pelayanan gereja.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan momentum penting untuk membangun kebangkitan rohani sekaligus mendorong perubahan positif di kalangan anak muda.

“Harapan kami, melalui KKR ini, banyak anak muda yang mengalami perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Mereka bisa memberikan dampak positif bagi keluarga, lingkungan, gereja, daerah, bahkan Indonesia,” katanya.

Ia mengungkapkan, gagasan penyelenggaraan KKR Pemuda berawal dari keprihatinan terhadap sebagian generasi muda yang mulai menjauh dari kehidupan bergereja. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari pergaulan, kekecewaan terhadap lingkungan gereja, hingga persoalan keluarga.

Karena itu, panitia berkolaborasi dengan gereja-gereja di Riau untuk menghadirkan kegiatan yang dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperkuat iman, membangun karakter, dan menemukan lingkungan pergaulan yang positif.

Dalam pelaksanaannya, KKR Pemuda 2026 menghadirkan Ps. Steve Marcel serta musisi rohani Sari Simorangkir, Franky Kuncoro, dan Putri Siagian. Para pengisi acara tersebut diharapkan mampu menyampaikan pesan rohani dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan generasi muda.

Antusiasme peserta menjadi salah satu hal yang paling berkesan bagi panitia. Jumlah kehadiran bahkan melampaui kapasitas awal yang dipersiapkan, yakni sekitar 15.000 orang.

Peserta tidak hanya berasal dari Pekanbaru, tetapi juga dari sejumlah kabupaten di Riau, seperti Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, dan Pelalawan. Bahkan, peserta dari luar Provinsi Riau turut hadir mengikuti kegiatan tersebut.

“Awalnya kami tidak berpikir acaranya akan sebesar ini. Kapasitas yang kami persiapkan sekitar 15.000 orang, tetapi ternyata antusiasme peserta luar biasa. Yang membuat kami takjub, bukan hanya dari Pekanbaru, tetapi juga dari kabupaten-kabupaten di Riau dan luar provinsi,” ungkapnya.

Meski bersyukur atas tingginya partisipasi, Fanny mengaku menyayangkan keterbatasan kapasitas lokasi yang menyebabkan sebagian peserta tidak dapat mengikuti kegiatan hingga ke dalam arena.

Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi bagi panitia untuk penyelenggaraan berikutnya. Ia berencana menggelar KKR Pemuda dengan skala lebih besar pada tahun depan, termasuk mempersiapkan lokasi yang mampu menampung lebih banyak peserta.

“Kami sebagai panitia tentu bersyukur melihat antusiasme yang luar biasa ini. Namun, kami juga merasa sedih karena ada peserta yang sudah datang jauh-jauh tetapi tidak bisa masuk karena keterbatasan kapasitas. Ini menjadi pelajaran bagi kami untuk mempersiapkan tempat yang lebih besar pada kegiatan berikutnya,” jelas Fanny.

Ia berharap KKR Pemuda tidak berhenti sebagai kegiatan satu kali, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Fanny juga mendorong gereja-gereja di Riau agar terus berperan aktif dalam membimbing generasi muda sehingga perubahan positif yang diharapkan dapat berlanjut setelah kegiatan selesai.

Selain membawa pesan kerohanian, penyelenggaraan KKR Pemuda 2026 juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi acara.

Fanny menyebutkan, berdasarkan laporan yang diterima panitia, sejumlah pelaku UMKM merasakan peningkatan penjualan selama kegiatan berlangsung.

Bahkan, salah satu pelaku usaha melaporkan omzet sekitar Rp15 juta hingga pukul 18.00 WIB. Nilai tersebut masih berpotensi meningkat hingga acara berakhir.

“Teman-teman UMKM menyampaikan kepada kami bahwa omzet yang mereka dapatkan cukup besar. Pada pukul 18.00 WIB saja, ada yang melaporkan omzet sekitar Rp15 juta. Kami berharap sampai acara selesai nilainya bisa mencapai Rp45 juta atau bahkan lebih,” tuturnya.

Menurut Fanny, hal tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri karena kegiatan keagamaan yang diselenggarakan juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemilihan Riau sebagai lokasi kegiatan didasari kedekatan emosionalnya dengan daerah tersebut, selain melihat kekompakan gereja-gereja dan semangat kebersamaan masyarakat serta pemerintah daerah.

“Saya masih punya hati untuk Riau. Masyarakatnya baik dan gereja-gerejanya kompak. Saya merasa tidak bekerja sendiri karena banyak pihak yang membantu. Pemerintah daerah dan Polda Riau juga memberikan dukungan,” ungkapnya.

Fanny berharap sinergi antara panitia, gereja-gereja, pemerintah, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar kegiatan serupa mampu menjangkau lebih banyak generasi muda pada masa mendatang.

Sementara itu, Ketua Badan Kerja Sama Gereja-Gereja Riau (BKGR), Pdt. Dr. Ricky Nelson Tampubolon, menilai KKR Pemuda 2026 menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan generasi muda, terlebih kegiatan tersebut berlangsung menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Menurut Ricky, semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut perlu dilanjutkan dengan berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sejumlah kegiatan yang dapat dikembangkan di antaranya doa bersama, bakti sosial, serta aksi kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, termasuk warga terdampak bencana.

Ia juga berharap generasi muda semakin aktif mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah.

Dalam rangkaian ibadah, Ps. Steve Marcel menyampaikan renungan berdasarkan Roma 8:37 tentang kemenangan melalui kasih Tuhan. Ia juga mengangkat kisah Yusuf dalam Kejadian 45, yang memilih mengampuni saudara-saudaranya meskipun pernah mengalami penderitaan dan ketidakadilan.

Pesan tersebut mengajak generasi muda agar tidak membiarkan luka dan pengalaman buruk menumbuhkan kebencian. Sebaliknya, pengalaman tersebut diharapkan menjadi kesempatan untuk bertumbuh, mengampuni, dan tetap melakukan kebaikan.

Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB itu turut dimeriahkan dengan pembagian berbagai hadiah, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat, dua sepeda listrik, lima laptop, serta 30 hadiah menarik lainnya.

Besarnya antusiasme peserta menjadi dorongan bagi panitia dan BKGR untuk melanjutkan kegiatan serupa pada masa mendatang. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan semangat yang terbangun selama KKR dapat diwujudkan melalui perubahan nyata dalam kehidupan generasi muda.

Melalui KKR Pemuda 2026, Fanny berharap semakin banyak anak muda yang bangkit dalam iman, bertumbuh dalam karakter, serta memberikan dampak positif bagi keluarga, gereja, masyarakat, dan pembangunan Provinsi Riau maupun Indonesia.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer