Selasa, September 22, 2026
BerandaHeadlinePemko Pekanbaru Kembali Ukir Prestasi Nasional, Raih DetikSumatera Awards 2026

Pemko Pekanbaru Kembali Ukir Prestasi Nasional, Raih DetikSumatera Awards 2026

Pekanbaru (Nadariau.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali membawa pulang penghargaan bergengsi di tingkat nasional. Kali ini, apresiasi datang melalui detikSumatera Awards 2026 untuk kategori Percepatan Investasi dan Pembangunan Berbasis Ekologi.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas langkah Pemko Pekanbaru dalam menciptakan iklim investasi yang lebih mudah sekaligus memastikan pembangunan kota tetap berjalan dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Regional Manager Detikcom, Triono Wahyu Sudibyo, kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Trans Hotel Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Agung menyebut penghargaan tersebut memiliki arti tersendiri karena kebijakan yang dinilai tidak semata-mata dilihat dari sisi administratif, tetapi juga berdasarkan kondisi dan implementasinya di lapangan.

“Kita hari ini kembali mendapatkan penghargaan dari detikSumatera Awards, kategorinya Percepatan Investasi dan Pembangunan Berbasis Ekologi,” ujar Agung.

Menurutnya, penghargaan itu mencerminkan berbagai upaya Pemko Pekanbaru dalam menghadirkan pelayanan perizinan yang lebih cepat dan mudah bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

“Memang ini benar-benar kalau kami rasakan bahwa apa yang dinilai ini betul-betul disurvei langsung ke lapangan. Sejauh ini seluruh masyarakat dan badan usaha merasakan kemudahan dalam perizinan di Kota Pekanbaru,” katanya.

Perizinan Dipacu, Investasi Didorong

Salah satu kebijakan yang menjadi perhatian adalah percepatan proses perizinan, terutama Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Langkah tersebut dinilai penting dalam mendukung aktivitas pembangunan sekaligus menjadi bagian dari dukungan Pemko Pekanbaru terhadap program nasional pembangunan tiga juta rumah.

“Terutama tentu percepatan dalam perizinan PBG dan juga tentu pendukung tentang program tiga juta rumah,” jelas Agung.

Di sisi lain, Pemko Pekanbaru menegaskan bahwa kemudahan investasi tidak berarti mengesampingkan aspek lingkungan. Prinsip pembangunan berkelanjutan justru ditempatkan sebagai bagian penting dalam kebijakan pembangunan kota.

Agung mengatakan, komitmen tersebut dituangkan melalui Peraturan Wali Kota (Perwako) tentang ekologi yang menjadi salah satu landasan dalam pelaksanaan pembangunan di Pekanbaru.

Ketentuan itu diterapkan pada berbagai sektor pembangunan, mulai dari badan usaha, pusat perbelanjaan, hotel, perumahan hingga kegiatan usaha lainnya.

“Termasuk juga kita lampirkan di situ Perwako tentang ekologi. Jadi setiap pembangunan, baik badan usaha, mal, hotel, maupun perumahan, maupun badan usaha lain harus mengutamakan perlindungan terkait alam,” tegasnya.

Pertumbuhan Ekonomi dan Lingkungan Berjalan Bersama

Bagi Pemko Pekanbaru, pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan bukan dua hal yang harus dipertentangkan. Keduanya diupayakan berjalan beriringan untuk menciptakan pembangunan kota yang berkelanjutan.

“Tentunya lingkungan harus selalu dijaga. Ini yang menjadi modal utama dalam pembangunan Kota Pekanbaru,” ujar Agung.

Ia menambahkan, berbagai kebijakan tersebut turut diarahkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Agung menyebut pertumbuhan ekonomi Pekanbaru pada periode pertama kepemimpinannya berada hampir di angka 8 persen.

“Dan termasuk juga hari ini, Kota Pekanbaru di periode yang pertama pertumbuhan perekonomiannya hampir di angka 8 persen,” pungkasnya.

Penghargaan detikSumatera Awards 2026 tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Lingkungan Hidup RI Moh Jumhur Hidayat, Chairman CT Corp Chairul Tanjung, Anggota Komisi X DPR RI Dr Hj Karmila Sari, serta Anggota DPR RI Andre Rosiade.

Penghargaan ini sekaligus menjadi penanda bahwa agenda pembangunan Pekanbaru diarahkan tidak hanya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan investasi, tetapi juga memastikan pembangunan tetap memiliki pijakan pada keberlanjutan lingkungan. (alin)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer