Kamis, Agustus 27, 2026
BerandaHeadlineLantik 5 Pejabat Baru, Kajati Riau Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Lantik 5 Pejabat Baru, Kajati Riau Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Pekanbaru (Nadariau.com) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau I Dewa Gede Wirajana melantik lima pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Kamis (27/8/2026).

Pelantikan berlangsung di Aula Sasana HM Prasetyo, Gedung Satya Adhi Wicaksana Kejati Riau, Pekanbaru. Kegiatan tersebut dihadiri Wakajati Riau Adhi Prabowo, para asisten, serta para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) se-Riau.

Lima pejabat yang dilantik terdiri atas satu Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau dan empat Kajari. Syahrir Jasman dipercaya menduduki jabatan Aspidsus Kejati Riau.

Sementara itu, empat Kajari yang dilantik yakni Marlambson Carel Williams sebagai Kajari Pekanbaru, Ade Indrawan sebagai Kajari Bengkalis, Rizky Fahrurrozi sebagai Kajari Indragiri Hulu (Inhu), Andre sebagai Kajari Kuantan Singingi (Kuansing) serta Johannes Harysuandy Siregar sebagai Kajari Indragiri Hilir (Inhil).

Kajati Riau I Dewa Gede Wirajana dalam arahannya meminta pejabat yang baru dilantik untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan amanah jabatan.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pejabat baru dapat mempertahankan berbagai hal positif yang telah berjalan di lingkungan Kejati Riau.

“Saya kira tetap seperti sebelum-sebelumnya, tetap jaga integritas, profesional, semangat untuk bekerja,” ujar I Dewa Gede Wirajana.

Menurutnya, rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, pejabat yang mendapat kepercayaan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas sesuai ketentuan.

“Jangan mencederai yang sudah ada di sini yang baik-baik,” pungkas mantan Kajati Gorontalo itu.

Selain memberikan arahan terkait pelantikan, Kajati Riau juga menyinggung persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Riau.

Ia menegaskan Kejati Riau tetap berkomitmen mendukung penegakan hukum terhadap para pelaku karhutla. Penanganan perkara tersebut akan dilakukan berdasarkan hasil penyidikan aparat penegak hukum.

“Ya, kami tetap komitmen terhadap penegakan hukum yang ada di Riau. Kami menunggu penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Polda Riau,” katanya.

Kajati juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Menurutnya, dampak karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu berbagai aktivitas masyarakat dan berdampak terhadap kesehatan.

“Janganlah melakukan pembakaran-pembakaran. Itu merugikan semuanya, merugikan kita. Anak-anak sekolah menjadi tidak sekolah, kesehatan juga semakin menurun dengan adanya kabut asap,” ujarnya.

Ia menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan komitmen bersama, termasuk melalui penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara melawan hukum.

Dengan dilantiknya para pejabat baru tersebut, Kejati Riau berharap pelaksanaan tugas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, sekaligus memperkuat koordinasi jajaran kejaksaan di seluruh wilayah Riau.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer