Kamis, Juni 25, 2026
BerandaHeadlineSetetes Darah, Sejuta Harapan, Polsek Kulim Rayakan Hari Bhayangkara dengan Aksi Kemanusiaan

Setetes Darah, Sejuta Harapan, Polsek Kulim Rayakan Hari Bhayangkara dengan Aksi Kemanusiaan

Pekanbaru (Nadariau.com) – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Kulim menggelar Bakti Kesehatan berupa kegiatan donor darah di Mapolsek Kulim, Kamis (25/06/2026).

Kegiatan yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kemanusiaan sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kota Pekanbaru.

Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Sejak pagi, warga dari wilayah Kecamatan Kulim dan Kecamatan Tenayan Raya berdatangan untuk mendonorkan darahnya. Dari target awal sebanyak 100 pendonor, jumlah pendaftar bahkan mencapai hampir 150 orang.

Kapolsek Kulim, Kompol Didi Antoni, mengatakan kegiatan donor darah merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Pada pagi hari ini kami melaksanakan Bakti Kesehatan berupa donor darah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan ini kami laksanakan bersama TNI dan PMI. Target awal sebanyak 100 pendonor, namun alhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa. Hingga saat ini hampir 150 orang telah mendaftar dan puluhan kantong darah telah berhasil dikumpulkan,” kata Kompol Didi Antoni.

Ia menjelaskan, seluruh darah yang terkumpul akan dikelola oleh PMI dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui mekanisme yang berlaku.

Sementara itu, Ketua PMI Kecamatan Tenayan Raya, Yono, mengapresiasi inisiatif Polsek Kulim yang telah menggandeng PMI dalam kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Kulim yang telah mengajak PMI melaksanakan bakti sosial donor darah ini. Sejak pagi masyarakat sudah berbondong-bondong datang untuk mendonorkan darahnya. Mudah-mudahan kegiatan ini menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk terus berbagi dan membantu sesama,” kata Yono.

Ia berharap, darah yang terkumpul dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Unit Donor Darah PMI Kota Pekanbaru sehingga pasien yang membutuhkan transfusi darah dapat segera memperoleh pertolongan.

Kegiatan donor darah ini menjadi bukti bahwa semangat Hari Bhayangkara bukan hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberi harapan bagi mereka yang sedang berjuang mempertahankan hidup.

Setetes darah yang didonorkan hari ini mungkin tampak sederhana, namun bagi seseorang yang tengah menunggu transfusi di ruang perawatan, darah tersebut bisa menjadi harapan baru, bahkan penyelamat nyawa. Inilah makna pengabdian yang sesungguhnya, hadir untuk masyarakat, melayani dengan hati, dan berbagi demi kemanusiaan.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer