Jumat, Januari 23, 2026
BerandaHeadlineAwal Tahun 2026, Lapas Pekanbaru Gelar Razia Mendadak Blok Hunian WBP

Awal Tahun 2026, Lapas Pekanbaru Gelar Razia Mendadak Blok Hunian WBP

Pekanbaru (Nadariau.com) – Mengawali tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan menggelar razia mendadak di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Sabtu (03/01/2026).

Razia tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib) Lapas Pekanbaru, Heru Prabowo, bersama belasan petugas pengamanan. Kegiatan dimulai sejak sore hari dan dilakukan secara menyeluruh serta humanis.

Dalam razia itu, petugas melakukan penggeledahan detail di setiap kamar hunian, mulai dari tempat tidur, lemari, hingga sudut-sudut tersembunyi yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang. Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan peredaran barang-barang ilegal di dalam lapas.

“Razia ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberantas peredaran narkoba, handphone ilegal, serta praktik pungutan liar atau Halinar di lingkungan Lapas Pekanbaru. Kami ingin memastikan lapas tetap aman, tertib, dan kondusif guna mendukung proses pembinaan WBP,” kata Heru Prabowo.

Hasil dari razia tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang berupa tiga unit handphone, tiga buah charger, kabel-kabel ilegal, serta beberapa barang lain yang tidak diizinkan berada di dalam blok hunian.

Meski demikian, petugas memastikan tidak ditemukan narkotika dalam kegiatan razia kali ini. Seluruh barang sitaan akan diinventarisasi dan dimusnahkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran petugas atas profesionalisme dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas pengamanan.

“Razia seperti ini akan terus kami lakukan secara rutin dan insidental, terlebih di tengah kondisi lapas yang saat ini masih mengalami overkapasitas. Stabilitas keamanan menjadi kunci utama agar pembinaan warga binaan dapat berjalan optimal,” kata Yuniarto.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Petugas tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada para WBP agar mematuhi tata tertib yang berlaku. Lapas Pekanbaru juga terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum guna meningkatkan pengawasan dan pengamanan ke depan.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer