Malaysia (Nadariau.com) – Dosen Fakultas Pendidikan dan Vokasi (Fadiksi) Universitas Lancang Kuning (Unilak) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertaraf internasional di beberapa sekolah di Selangor, Malaysia seperti Khalifah Model School dan Tadika Dzul Iman USJ.
Mengusung tema “Produk Nenas Riau sebagai Buah Kearifan Lokal yang Bernilai Ekonomis dan Berdaya Saing Tinggi,” kegiatan ini bertujuan memperkenalkan potensi unggulan Riau kepada dunia pendidikan internasional.
PkM ini menyasar para guru dan pelajar sekolah menengah sebagai peserta utama. Melalui kegiatan tersebut, tim dosen Fadiksi Unilak ingin menumbuhkan kesadaran akan pentingnya mengembangkan produk berbasis kearifan lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta mampu bersaing di pasar global.
Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi tentang potensi ekonomi dan nilai budaya dari produk nenas Riau, tetapi juga berkesempatan mencicipi dan melihat langsung beragam inovasi olahan nenas seperti dodol nenas, selai nenas, dan keripik nenas.
Dekan Fakultas Pendidikan dan Vokasi Unilak, Dr. Herlinawati, M.Ed, yang turut mendampingi tim PkM beranggotakan Ermina Sari, M.Sc dan Sean Martha Efastri, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi akademisi dalam memperkuat jejaring internasional sekaligus memperkenalkan kearifan lokal Riau di kancah global.
“Kami ingin menunjukkan bahwa produk lokal seperti nenas Riau memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk unggulan ekonomi kreatif. Melalui kolaborasi pendidikan lintas negara, kami juga berharap dapat memunculkan ide-ide inovatif dari para guru dan siswa,” ujar Dr. Herlinawati.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari Founder Tadika Dzul Iman USJ, H. Badariah Ismail, M.Sc, beserta tim pengajar. Mereka menyatakan apresiasi tinggi atas inisiatif Fadiksi Unilak dan berharap kerja sama lintas negara ini dapat terus berlanjut dalam bentuk mutual academic collaboration.
Selain memperkuat hubungan antar lembaga pendidikan, kegiatan PkM ini juga menjadi ajang promosi budaya dan potensi ekonomi daerah Riau di tingkat internasional. Ke depan, Fakultas Pendidikan dan Vokasi Unilak berkomitmen untuk melanjutkan program pengabdian lintas negara dengan fokus pada pengembangan potensi lokal berkelanjutan.(sony)


