Kamis, Maret 12, 2026
BerandaHeadlineAnggota DPR RI Idris Laena Bersama Kementrian BUMN Sosialisasikan Peran PHE di...

Anggota DPR RI Idris Laena Bersama Kementrian BUMN Sosialisasikan Peran PHE di Pelalawan

Pelalawan (Nadariau.com) – Anggota Komisi VI DPR RI Dr Ir HM Idris Laena MH bersama Kementerian BUMN RI menggelar sosialisasikan peran Pertamina Hulu Energi (PHE) di Aula Serbaguna, Camat Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Jumat (30/6/2023).

Kegiatan ini bertemakan ‘Peran Pertamina Hulu Energi (PHE) Untuk Menjaga Ketahanan Energi Nasional’. Dalam kegiatan seminar tersebut dihadiri oleh ormas kepemudaan Islam dan kalangan milenial dan juga element masyarakat, dengan jumlah sebanyak 200 orang.

Anggota Komisi VI DPR RI Idris Laena mengatakan, PT PHE, selaku Subholding Upstream, berperan sebagai kontributor utama produksi migas nasional. Pada tahun 2022, PHE memberikan kontribusi sebesar 68% produksi minyak nasional dan 34% produksi gas nasional.

“Berdasarkan data Rencana Umur Energi Nasional (RUEN), bauran komposisi energi akan berubah perlahan hingga tahun 2050 dimana energi baru terbarukan akan mendominasi kebutuhan energi nasional. Sejalan dengan hal tersebut, volume kebutuhan akan energi fosil pun akan meningkat,” kata Idris Laena dari Fraksi Golkar Dapil Riau.

Sementara, untuk memenuhi kebutuhan energi nasional, PHE menjalankan strategi untuk melawan laju penurunan alamiah (natural declining rate) melalui pengeboran sumur pengembangan, perawatan sumur, dan melakukan ekpansi. Selain itu untuk menjaga keberlanjutan bisnis, PHE juga melakukan pengeboran sumur eksplorasi untuk mencari potensi cadangan baru.

Dalam rangka mendukung Green Strategy Holding, PHE tentunya berupaya untuk melakukan berbagai macam program dekarbonisasi. Salah satunya melalui pemanfaatan sumber energi gas sebagai energi transisi yang rendah emisi dan ramah lingkungan.

Hal ini tercermin dari project gas yang telah onstream seperti Jambaran Tiung-Biru (JTB) di Jawa Timur dan temuan potensi cadangan gas melalui pengeboran sumur eksplorasi di beberapa wilayah Indonesia.

“Seluruh strategi yang dijalankan memiliki kebutuhan pendanaan yang tidak sedikit sehingga PHE perlu mendapatkan dukungan dari berbagai aspek. Termasuk langkah-langkah investasi yang transparan, agar kegiatan operasional bisa berjalan lancar untuk menjaga ketahanan energi nasional,” jelas Idris Laena dengan penuh pesona. (liaz)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer