Jumat, Mei 24, 2024
BerandaIndeksHukrimKapolda Riau Bersama Forkompimda Musnahkan Ribuan Knalpot Brong Serta Ribuan Botol Miras

Kapolda Riau Bersama Forkompimda Musnahkan Ribuan Knalpot Brong Serta Ribuan Botol Miras

Pekanbaru (Nadariau.com) – Kapolda Riau bersama Wakil Gubernur Riau serta Forkompimda, Selasa (21/03/2023) pagi, sekitar pukul 08.30 Wib, memusnahkan ribuan kenalpot brong serta Ribuan Botol Minuman Keras (Miras) berbagai merek hasil tangkapan selama operasi pekat serta operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Lancang Kuning 2023 Jelang Ramadhan 1444 H yang digelar sejak 20 Februari hingga 20 Maret 2023.

Ribuan botol miras dimusnahkan menggunakan alat berat

Kegiatan pemusnahan dilakukan di halaman Kantor Gubernur Riau yang berada di Jalan Sudirman, Kota Pekanbaru.

Kapolda Riau memusnahkan knalpot brong

Adapun barang bukti yang dimusnahkan, terdiri dari 15.862 botol minuman keras (Miras) berbagai merk dan 2.500 knalpot brong.

Barang bukti ini dimusnahkan dengan berbagai cara. Untuk miras, dimusnahkan dengan digiling alat berat. Kemudian untuk knalpot brong, dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan gerinda.

Wadirlantas Polda Riau memusnahkan barang bukti knalpot brong

Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal kepada wartawan mengatakan, ribuan kenalpot brong tersebut diamankan personel Ditlantas Polda Riau serta personil Satuan Lalulintas (Satlantas) Jajaran Polda Riau saat menggelar Operasi Cipta Kondisi Operasi Lancang Kuning 2023 dengan melaksanakan Patroli Multi Sasaran beberapa waktu lalu.

Adapun lokasi sasaran pelaksanaan kegiatan ini yakni di lokasi rawan aksi balapan liar di wilayah hukum Polda Riau.

Dalam razia tersebut sebanyak 2.500 kendaraan yang terindikasi mengikuti balap liar serta menggunakan Knalpot Brong berhasil diamankan oleh petugas Satlantas Polresta Jajaran Polda Riau.

Sementara itu ribuan botol miras, tambah Kapolda, berhasil diamankan oleh Tim Subsatgas Tindak OPS Cipkon Polda Riau, saat melaksanakan operasi Cipta Kondisi (Cipkon) di sejumlah kawasan yang ada di Kota Pekanbaru, Riau, beberapa waktu lalu.

“15.862 botol miras yang berhasil diamankan oleh petugas langsung kita musnahkan,” kata Kapolda Riau.

Kapolda Riau menjelaskan, operasi Cipkon ini adalah bagian dari Operasi Cipkon Lancang Kuning 2023 jelang Ramadhan 1444 H, Dimana Tim satgas bergerak untuk melakukan pembersihan terhadap peredaran miras dengan tujuan dapat memelihara serta meningkatkan stabilitas keamanan guna menciptakan ke khusukan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

“Tujuannya adalah keamanan dan kenyamanan serta ke khusukan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Sehingga tercapainya Kamtibmas yang kondusif,” kata Kapolda Riau.

Sebagaimana diketahui bahwa operasi Cipkon bukan semata-mata terpolusi pada peredaran minuman keras. Namun secara luas, kepolisian akan terus melakukan upaya pencegahan dan mengatasi bahaya potensi kejahatan lainnya seperti pungli, perjudian, narkotika dan lainnya.

Menurut Kapolda, pemeliharaan kamtibmas merupakan sebuah keniscayaan yang harus dilakukan oleh jajarannya. Ia berharap jelang Ramadhan ini, kamtibmas yang kondusif dapat terwujud.

Kapolda menjelaskan, kerja-kerja kepolisian tentu tidak akan dapat berjalan optimal jika tidak didukung dan dibantu oleh pihak lainnya.

Baik itu Forkopimda tingkat provinsi dan kabupaten dan kota, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan juga media.

“Karena kita bersama-sama sesuai dengan tupoksi masing-masing, domain masing-masing, melakukan kerja-kerja yang bermuara kepada satu fokus, yaitu terciptanya kondusivitas wilayah dan pembangunan semakin baik di segala bidang, terutama ekonomi,” kata Kapolda Riau.

Kapolda berharap, aksi-aksi kolaborasi antar stakeholder terkait dan seluruh unsur masyarakat, dapat terus terjaga sepanjang masa. Karena pembangunan Provinsi Riau di segala bidang, akan mustahil tercapai jika tak ada kerja sama yang baik.

“Kami belum sempurna, tetapi kami terus berusaha untuk memperbaiki yang belum sempurna tersebut. Perlu diingat bahwa iklim ekonomo dan investasi tidak akan tercipta kalau wilayahnya tidak aman. Kami ingin menyampaikan bahwa keamanan ini bukan milik polisi saja, tetapi semuanya,” tutup Kapolda Riau.(sony)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer