Kamis, April 25, 2024
BerandaHeadlineTipu Ustad, Bendahara Pusat BEM Nusantara Sebut DP Anggota DPRD Rohil Memalukan

Tipu Ustad, Bendahara Pusat BEM Nusantara Sebut DP Anggota DPRD Rohil Memalukan

Rohil (Nadariau.com) – Bendahara pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEM Nus) Jimmy Saputra, angkat suara terkait oknum Anggota DPRD Rohil berinisial DP yang diduga melakukan penipuan kepada seorang ustad, telah memalukan masyarakat Riau.

Perbuatan DP telah melukai hati rakyat, yang seharusnya dilindungi oleh seorang wakil rakyat. Namun kenyataan malah menjadi bahan tipuan untuk mendapatkan uang yang banyak.

“Kami dari BEM Nus juga mendukung langkah – langkah yang diambil dari teman – temanSuara Mahasiswa Untuk Rohil (Sumur) yang sudah melaporkan anggota dewan tersebut ke Badan kehormatan (BK) DPRD Rohil. Diharapkan DP segera diperiksa oleh BK. Dan tidak tertutup kemungkinan korban penipuan lain bisa terunhkap dalam pemeriksaan dirinya,” kata Jimmy, Ahad (29/1/2023).

Kemudian, terkait rencana akan ada gerakan aksi dari mahasiswa Sumur di kantor DPW partai di tempat DP bernaung, langsung diapresiasi Jimmy. Sebelumnya Sumur sudah melaporkan perbuat DP kepada partainya. Diharapkan partai bisa mengambil tindakan tegas dan tidak membela kadernya supaya tidak ada pandang negatif terhadap partai dari masyarakat.

“Kami akan tetap terus mengawal kasus DP yang diduga telah menipu seorang Ustad terkait proyek ini Sampai tuntas. Jika partai di Daerah tidak bertindak, maka kami akan melanjutkan permasalahan ini ke tingkat pusat ” tegas mantan korpus BEM Se-Riau

Ditempat terpisah, Okta Rinaldi selaku Ketua Sumur mengatakan, saya sudah berkomunikasi dengan pimpinan partai DP di Rohil dan mendapat informasi kalau DP ini juga jarang masuk kantor.

Ternyata selain terlibat dugaan penipuan, DP juga jarang masuk kantor. Sehingga beliau benar benar diduga tidak berfungsi selama diamanahkan jadi wakil rakyat.

“Saya berada di Dapil DP. Yaitu Kecamatan Pekaitan. Untuk itu, atas perbuatan DP yang sudah merugikan rakyat dan telah merusak institusi wakil rakyat, bagaimana mungkin dia bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat. Untuk itu, partai harus berani bersikap tegas kepada anggota DPRD tersebut,” ujar Okta.

Sementara saat di konfirmasi DP melalu telepon seluler, ia berjanji akan menyelesaikan dengan ustad tersebut setelah urusannya selesai di Bukittinggi. “Saat ini saya sedang di Bukittinggi. Paling lama Senin lah saya pulang dari bukit tinggi,” ujar DP (olo)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer