Antisipasi Peningkatan Penyebaran Covid-19 di Lapas, Hanya Keluarga Inti Yang Boleh Berkunjung

Pekanbaru (Nadariau.com) – Mengantisipasi semakin meningkatnya jumlah penderita virus Covid-19 di Provinsi Riau, Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Muhamad Jahari Sitepu mengingatkan jajarannya, baik yang bertugas di kantor wilayah, di Lapas dan Rutan, serta Imigrasi di wilayah Riau untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Seperti wajib menggunakan masker, mencuci tangan dengan antiseptic, serta tidak berkerumun.

“Ini peringatan bagi kita semua bahwa Cavid-19 masih ada. Dimana-mana kasusnya sedang melonjak lagi, bukti masyarakat sudah mulai kendor untuk disiplin protokol kesehatan. Saya minta jajaran di Lapas atau Rutan untuk ketat dalam menerima kunjungan. Begitu pun jajaran imigrasi di pos perbatasan,” kata Jahari, Kamis (24/11/2022).

Kakanwil juga meminta agar WNA yang masuk Indonesia benar-benar diperiksa suhu tubuhnya, kesehatan, dan dokumen kesehatan sudah divaksin atau penggantinya. Bagi jajaran Lapas atau Rutan, Jahari meminta untuk benar-benar melaksanakan aturan kunjungan tatap muka bagi warga binaan.

“Hanya keluarga inti seperti ayah, ibu, istri, anak, abang, kakak kandung saja yang diperbolehkan berkunjung. Ini dibuktikan dengan membawa Kartu Keluarga dan E-KTP. Lalu, sudah vaksin booster atau menunjukkan antigen dengan hasil tes negatif. Kunjungan tatap muka hanya diperbolehkan sekali dalam seminggu. Jangan sampai terulang kembali kehebohan Lapas atau Rutan saat Covid-19 mewabah seperti tahun-tahun lalu. Semua harus peduli, semua harus disiplin. Yang belum divaksin, agar segera divaksin. Pengunjung yang tak memenuhi persyaratan, agar dilarang masuk,” katanya.

Jahari menyebut per tanggal 31 Oktober 2022, jumlah penghuni lapas/rutan di Riau sebanyak 14.061 orang dengan kapasitas hunian hanya untuk 4.373 orang saja, artinya sudah over kapasitas sebesar 322 persen.

“Dari 14 ribuan jumlah WBP tersebut, sudah 12.143 orang yang sudah divaksin dosis pertama, lalu sudah 10.297 WBP sudah disuntik vaksin dosis kedua. Untuk vaksin ketiga, sudah sebanyak 7.942 orang yang sudah diberikan. Kita akan terus upayakan agar WBP secepatnya divaksin booster, apalagi Covid-19 semakin mengganas seperti ini,” katanya.

Pihaknya akan terus meningkatkan kerjamasama dengan pihak Dinas Kesehatan Riau agar pemberian vaksin booster terus dikebut.

“Pegawai Pemasyarakatan di Riau berjumlah 1.327 orang. Yang sudah divaksin dosis pertama ada 1.302 orang. Sudah divaksin dosis kedua sebanyak 1.293 orang, dan 1.213 orang sudah mendapatkan vaksin dosis ketiga. Sedangkan vaksin dosis keempat, baru 2 orang saja. Saya juga mengingatkan kepada pegawai Lapas untuk tetap memakai masker saat bertugas dan di luar tugas. Jangan menjadi pembawa virus ke dalam Lapas atau Rutan,” katanya.(sony)

 12 total views