PEKANBARU (nadariau.com) – Pengerukan sedimentasi tanah di dalam drainase Jalan Arifin Ahmad masih terus berlangsung. Palu godam hingga alat berat dikerahkan untuk menghancurkan beton penutup drainase.
Rabu,10 Agustus 2022, sedari pagi hingga pukul 15.00 wib, tim satgas TMMD dan pasukan kuning PUPR Kota Pekanbaru masih berjibaku di Jalan Arifin Ahmad untuk operasi bersih penanganan banjir dan sampah.
Lebih kurang dibutuhkan 15 buah truk untuk mengangkut tanah ataupun sampah kayu hasil kerukan dari dalam saluran drainase berukuran sekitar 4 meter x 2,5 meter. Sampah dan sedimen selanjutnya dibuang ke lokasi pembuangan yang tidak jauh berada di Jl Arifin Ahmad.
Menurut Mayor Arm Luud Guntono, volume air dalam drainase pada awalnya tidak banyak, namun setelah dilakukan pengerukan sedalam lebih kurang 2.5 meter, air dari lokasi yg lebih tinggi deras dan mengalir hingga lokasi pengerukan. Kondisi seperti ini terjadi karena penyumbatan saluran air sudah makin berkurang.
Danramil 02/kota ini juga menjelaskan bahwa dengan sudah mulai lancarnya aliran air diharapkan permasalahan banjir yang selama ini terjadi bisa berkurang bahkan sudah tidak ada lagi di sepanjang Jlan Arifin Ahmad Pekanbaru. (***)


