PUPR Tegaskan Jalan Rusak Jalan KH Ahmad Dahlan Adalah Tanggungjawab Kontraktor IPAL

Pekanbaru (Nadariau.com) – Jalan rusak di KH Ahmad Dahlan tepatnya di simpang Jalan Mangga adalah tanggung jawab pihak Kontraktor Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Hal ini sudah ada dalam kontrak kerja bahwa pihak kontraktor bertanggungjawab dan berkewajiban untuk rekondisi jalan yang rusak akibat IPAL.

“Kalau untuk yang di Sukajadi itu (jalan rusak, red) memang akibat IPAL,” ujar Sekretaris PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, menanggapi inisiatif masyarakat yang secara swadaya memperbaiki jalan tersebut baru-baru ini.

Ia mengatakan untuk beberapa titik jalan rusak memang tidak bisa dilakukan perbaikan oleh PUPR.

“Ada beberapa titik yang tidak bisa kita laksanakan karena sudah ada dalam kontrak mereka kan. Nanti tumpang tindihlah. Kalau kita tutup sekarang, kemudian nanti mereka kerjakan lagi, nanti bongkar lagi. Kan jadi mubazir pekerjaannya,” ungkap pria yang akrab disapa Edu, Sabtu (25/6/2022).

Namun demikian, pihaknya tentu akan melakukan koordinasi dengan pihak kontraktor untuk segara melakukan perbaikan.

“Upaya kita tentu koordinasilah dengan pihak kontraktor dan menyampaikan pengawasan kita itu sama pelaksana kontraktor. Agar jalan yang rusak akibat galian IPAL itu segera diperbaiki,” cakapnya.

Diakui Edu, pihaknya memang sudah menerima rekapan laporan terkait jalan rusak dari Camat Sukajadi sekitar beberapa hari yang lalu. Ada beberapa rekapan yang disampaikan.

“Namun tak hanya dari Camat Sukajadi saja, dari beberapa camat dan lurah lain juga sudah menyerahkan catatan rekapan jalan rusak. Sementara kita kan sekarang dalam Pekerjaan Rumah yang begitu besar. Semuanya secara bertahap dan berjalan akan kita tindaklanjuti,” sebutnya.

Sejauh ini dikatakan Edu, PUPR sudah melakukan inventarisir dan merekap laporan dari kecamatan, kelurahan ataupun dari masyarakat. Semuanya juga secara bertahap dan berkala akan dilakukan perbaikan.

“Bisa dilihat di Medsos kita sendiri, kita informasikan apa-apa yang sudah kita lakukan. Namun tentunya juga kita sangat mengapresiasi atas laporan-laporan dari masyarakat terkait hal itu. Karena memang laporan inikan bentuk bentuk apresiasi masyarakat yang ingin kotanya lebih baik,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Warga Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, secara swadaya menutup jalan berlubang di sekitar Jalan KH. Ahmad Dahlan, Kamis (23/6/2022) kemarin.

Sejumlah warga tampak mengisi lubang-lubang yang tergenang air dengan material berupa batu dan tanah yang diangkut menggunakan mobil pick up.

Dengan menggunakan sekop, material di dalam mobil itu dijatuhkan dan diserakkan ke permukaan jalan yang berlubang. Hal ini untuk meminimalisir kecelakaan di area tersebut.

Jalan rusak di sekitar Jalan KH. Ahmad Dahlan ini, tepatnya disimpang Jalan Mangga, memang nyaris selalu tergenang air akibat bekas galian proyek IPAL. Badan jalan yang berlubang serta parit-parit yang terbilang tidak cukup baik ataupun rusak menjadi penyebabnya.

Pemerintah sendiri tampaknya kurang memperhatikan jalan yang berlubang akibat proyek IPAL tersebut. Padahal kata warga sekitar, kerap terjadi kecelakaan di lokasi ini akibat jalan yang berlubang dan tergenang air.

“Memang ada tadi warga yang mengisikan batu ke jalan berlubang, sehingga jalan berlubang itu tertutupi,” kata pengguna jalan lainnya bernama Aprianto.

Aprianto menilai, seharusnya di HUT ke-238 Kota Pekanbaru hari ini, Pemerintah lebih memperhatikan permasalahan-permasalahan, salah satunya jalan berlubang.

“Jalan berlubang masih banyak, tapi kok malah warga yang berinisiatif memperbaikinya, kemana pemerintah?” tukasnya. (cakaplah/nik)

 26 total views