Harta Karun Purba dari Desa Selasari

Harta karun gigi gajah purba yang di temukan di goa Desa Selasari Pangandaran

JAWA BARAT – Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran Jawa Barat merupakan nominasi 50 Desa Wisata se-Indonesia, desa yang memiliki destinasi wisata goa ini menyimpan banyak harta karun berupa berupa fosil dan benda-benda kuno dari zaman mesolitikum.

Pada tahun 2017, penemuan fosil dan benda kuno di Goa Sutrareregan Desa Selasari menggegerkan dunia cagar budaya di Indonesia karena sudah jarang ditemukan fosil maupun benda kuno.

Kasi Seni Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kabupaten Pangandaran Iin Rohidin menyebut benda kuno tersebut ditemukan di dalam goa.

“Ada ratusan goa di Desa Selasari ini, di sana juga banyak ditemukan berbagai benda kuno,” katanya, Minggu (17/10/2021).

Berbagai benda kuno ditemukan oleh Disburpad Pangandaran dan Balai Pelestarian Cagar Bidaya (BPCB) Banten di goa-goa Desa Selasari.

“Saat ini benda-benda tersebut disimpan di TIC,” katanya.

Di antara benda kuno tersebut ada gerabah dari goa Peteng, ada juga tulang hewan purba di Goa Sutrareregen, Desa Selasari.

“Tulang hewan purba yang ditemukan ini merupakan alat berburu,” lanjutnya.

Berdasarkan penelitian, diduga benda kuno tersebut merupakan peralatan manusia purba yang hidup 10.000 tahun lalu.

“Berbagai penemuan benda kuno di Desa Selasari ini merupakan ciri dari keberadaan manusia purba yang beraktivitas di dalam goa,” jelasnya.

Menurut Iing, benda kuno tersebut diyakini berasal dari zaman mesolitikum atau zaman batu.

“Pada zaman mesolitikum, manusia purba menggunakan batu untuk kegiatan sehari-harinya. Mereka juga banyak membuat gerabah dari tanah liat,” kata Iing.

Manusia purba saat itu berkembang lebih cepat. Awalnya manusia purba memiliki gaya hidup nomaden yang berpindah-pindah dan menggantungkan hidup dari berburu.

Perubahan terjadi saat manusia purba mulai mengenal cocok tanam. Meskipun masih sederhana.

“Sehari-harinya manusia purba zaman mesolitikum menggunakan tulang dan tanduk hewan untuk berbagai aktivitas. Kami juga menemukan manik-manik dari tulang dan tiga gigi gajah purba,” katanya.****

Editor : Apon