Sebuah Kapal Tenggelam Akibat Menabrak Tiang Bubu di Perairan Rohil

Rohil (Nadariau.com) – Sebuah kapal nelayan tenggelam akibat menabrak tiang bubu di Perairan Sungai Rokan, Kabupaten Rohil, Riau.

Pemilik kapal nelayan Evan, mengaku, tiang bubu tersebut sangat berbahaya bagi kapal. Karena keberadaan nya banyak yang tertutup air akibat tiang sudah patah, sehingga membuat kapal pecah.

Kejadian kecelakaan kapal akibat tiang bubu ini sudah terjadi berulang kali. Namun para nelayan tidak tahu, ingin mengadu kemana. Sehingga mereka menanggung beban kerugian sendiri.

“Sementara atas kejadian saat ini, saya mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Beban ini pasti akan saya tanggung sendiri, kecuali ada uluran tangan dari pemerintah,” kata Evan, Kamis (14/10/2021).

Evan menjelaskan kronologis kejadian tenggelam kapalnya. Kejadian ini bermula saat Evan sedang melakukan aktivitas menjaring ikan.

Belum sempat jaring digulung kapal nelayan tersebut sudah tersandar di bubu tiang dan karam.

Akibat kejadian ini Evan mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Kejadian ini sudah dilaporkannya ke Pol Air Polres Rohil.

“Kita meminta tanggung jawab dari pemilik bubu tiang jangan sampai para pemilik bubu tiang mendapat untung dan nelayan jadi korban. Sedangkan kita ketahui sebagian besar aktivitas bubu tiang diperairan Rohil tidak mengantongi izin,” ungkap Evan

Kejadian yang berulang ini mendapat simpati dari Ikatan Sarjana Kelautan (Iskindo) Riau.

Roman selaku ketua Iskindo Riau, menagih janji Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau untuk melakukan penertiban bubu tiang tersebut.

Dia mengungkapkan, dalam Minggu ini sudah dua kali terjadi insiden kapal nelayan karam akibat bubu tiang yang berada pada jalur pelayaran dan penangkapan nelayan.

“Kita Iskindo Riau dan adik-adik mahasiswa sudah melakukan audiensi dan bahkan turun ke lokasi bubu tiang diperairan Rohil tapi hingga saat ini dinas kelautan dan perikanan provinsi Riau belum ada tindak lanjut,” ungkap Roman

“Atas kejadian ini, diharapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, serius dalam permasalahan ini. Karena menyangkut keselamatan dan nyawa para Nelayan,” tambah Roman. (sd)