Pertamina Sebut Penyaluran BBM Lancar Kenapa Dilapangan Langka?

Pekanbaru (Nadariau.com) – Terkait ada kelangkaan BBM dilapangan dibantah pihak PT Pertamina. Pertamina mengaku telah menyalurkan BBM sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Tidak ada kelangkaan. Kami Pertamina sudah lama melayani kebutuhan BBM ke masyarakat di Riau khususnya dan seluruh Indonesia pada umumnya,” ujar Manager Communication, Relations, and CSR Regional Sumbagut, Taufikurachman, Selasa (12/10/2021).

Menurutnya, khusus di Pekanbaru Pertamina salurkan BBM ke 46 SPBU. Bahkan dia mengaku, kekosongan BBM mungkin disebabkan karena adanya kenaikan konsumsi BBM (Pengguna bertambah) di Pekanbaru.

Kenaikan ini sejak diturunkannya level PPKM 4 menjadi 2 beberapa waktu lalu. Menurutnya, animo masyarakat untuk berpergian juga menjadi bertambah.

“Ada pengaruhnya dengan adanya penurunan level PPKM, sehingga animo masyarakat untuk keluar rumah atau bepergian bertambah. Insya Allah bisa terlayani dengan baik dan lancar,” jelasnya.

Sementara dilapangan hingga hari ini, kelangkaan BBM di Pekanbaru masih terjadi. Antrian panjang kendaraan terjadi di beberapa SPBU. Bahkan SPBU yang berada di jalan Arifin Achmad mengaku persediaan BBM kosong.

Kondisi kelangkaan dan habisnya stok BBM di beberapa SPBU itu membuat sejumlah masyarakat nekat mengisi bahan bakar kendaraannya menggunakan bahan bakar eceran yang dijajakan warga.

Sementara, akibatnya antrian panjang kendaraan tak terhindarkan. Bahkan sejumlah SPBU yang justru kehabisan stok BBM mulai dari jenis solar hingga pertalite.

“Saya sudah keliling-keliling cari solar susah kali di SPBU Pekanbaru ini, padahal tak banyak orang yang pakai solar,” ujar Adil salah seorang pengendara mobil,

Hal senada disampaikan Hanan, warga Pekanbaru lainnya. Dia juga mengaku harus mengikuti antrean panjang di SPBU demi mengisi mobil Pajero miliknya.

“Semua SPBU antre panjang. Saya sampai 5 jam mengantre. Kita ini daerah penghasil minyak, tapi sulit dapat minyak. Tolong dong sampaikan ke Pak Ahok, anak buahnya di Riau agar dievaluasi,” kata Hanan.

Bukan tanpa sebab, meski SPBU kekosongan BBM, namun sejumlah warung pinggir jalan justru menjualnya. Kondisi itu membuat warga geram.

“Bagaimana tidak geram, SPBU kosong, eh jual di pinggir jalan malah banyak. Kan meleset tuh,” keluh Aziz, warga lainnya. (mcr/ed)