Buka Bimtek Gratieks Komoditas Pertanian, Bupati Afrizal Mengakui Petani Rohil Kurang Perhatian

ROKAN HILIR (Nadariau) – Bimbingan teknis gerakan tiga kali lipat ekspor (Gratieks ) Bagi komoditas petanian ditaja oleh Balai Karantina Pertanian pekan baru pada Rabu (22/9/21) di gedung serba guna Bagansiapiapi

Kegiatan Grateiks itu memberikan penyuluhan dan Bimtek kepada petani Rohil bagaimana menangkal serangan hama ditanaman dari komoditas

Dalam Sambutan, Kepala Balai karantina pertanian kelas I Pekan Baru ,Dra Rina Delfi ,MSI, mengatakan tugas pokok (Tupoksi)Balai Karantina Pertanian untuk mengawal tanaman petani dari hama sesuai anjuran dari pemerintah .

Dia menyebutkan Bahwa Pemerintah pusat bangga terhadap petani dimasa pandemi telah medukung hasil tani nilai dengan ekspor meningkat sebesar Rp 21 Triliun .

Rina memaparkan Berdasarkan data Badan Pusat Stastiks (BPS) hampir 27 persen tahun ini peningkatan ekspor hasil pertanian bahkan menjadi tiga kali lipat.

“Kita harapkan diRohil tidak fokus pada tanaman keladi juga disertai tanaman jagung dan lainnya ,” tambahnya

Menurut Rina meningkat ekonomi para petani, Balai Karantina tidak bisa buat apa apa, tanpa adanya campur tangan dan didukung dari pemerintah setempat

“Gratieks didukung dan di motivasi Bupati begitu juga kabupaten / kota lainnya. Tapi Bupati jangan takut , Allah, akan mendukung kita dan didukung hamparan lahan yang luas,” papar Rina menyakini

Rina menyebutkan untuk komoditas tanaman jagung minimnya diriau, hanya Sumbar jagung meningkat diharapkan kedepan tersedia hamparan lahan dirohil bisa menyaingi Sumbar .

“Potensi hamparan lahan yang masih luas tersedia ada tersebut .Rohil kedepan bisa menyaingi petani jagung di sumbar,” pungkasnya

Sementara Bupati Rohil Afrizal Sintong dihadapan sejumlah para petani Rohil mengkisahkan dirinya juga pernah menjadi petani dan memelihara ternak .

Masih Bupati Dari berkat kerja keras sebagai petani dirinya menjadi penghulu dan anggota DPRD bahkan sekarang, sudah menjadi Bupati Rohil.

“Jangan takut jadi petani. Petani lah yang bisa banyak memperoleh uang .Kalau menjadi PNS hanya banyak gaya ,” timpalnya

Lanjut Bupati lagi untuk lahan dirohil tersedia ada bahkan, ditahun 2021 petani panen raya padi diperkirakan mencapai 2000 ton. Tahun 2021 petani akan terus bergerak .

Dengan luas lahan bisa dimanfaatkan petani namun harapnya dinas terkait bisa berhubungan membina petani agar hasil panen bisa memuas bagi petani.

Diakuinya pemerintah daerah melalui dinas terkait kurang memperhatikan para nasib petani selama ini.

“Pemda siap mendamping para petani dan siap untuk membuka diri berkonsultasi memajukan petani begitu juga program Food ekstet siap mendukung keterdiaan lahan tersebut,”ujarnya*****