Pemilu Diundur Sampai Tahun 2027

Pekanbaru (Nadariau.com) – Pemerintah rencanakan Pemilihan Umum (Pemilu) dilaksanakan tahun 2027. Artinya, Pemilu ini diundur dari tahun yang sudah ditetapkan semula.

Oleh sebab itu, Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mengatakan banyak kerugian jika Pemilu 2024 diundur ke 2027.

Menurut Mardani, pengunduran pemilu ini amat tidak demokratis. Ini juga seperti, kata dia, hak rakyat diambil.

Sementara, kesepakatan terkahir antara KPU, Bawaslu, Komisi II DPR RI, dan Kemendagri, pemilu tetap digelar 2024.

Di bulan Februari untuk Pileg dan Pilpres, serta bulan November untuk Pilkada.

Kesepakatan terakhir antara KPU, Bawaslu, Komisi 2 DPR dan Kemendagri, Februari 2024 dilaksanakan Pileg dan Pilpres serentak serta November 2024 dilaksanakan Pilkada serentak.

“Jelas banyak kerugian jika diundur ke 2027, seperti hak rakyat diambil & ini amat tidak demokratis,” tulis Mardani di akun twitternya, @MardaniAliSera, Senin 23 Agustus 2021.

Mardani juga mengatakan bahwa pihaknya menolak wacana penundaan pemilu 2024 ke 2027. PKS, kata dia, juga akan menjaga agar pemilu tetap diadakan 5 tahun.

“Karena itu, apapun tanpa ada dasar yg kuat kita tolak perpanjangan masa presiden/perpanjangan yg lain kecuali memang ada payung hukumnya. Dan payung hukum ini PKS akan istiqomah utk menjaga per 5 tahun kita akan lakukan sirkulasi kepemimpinan, cukup 2x masa jabatan presiden,” tambah dia. (bpc/dan)