Pembuatan Box Cuilvert di desa teluk bunian oleh Satgas TMMD ke 111 Kodim 0314/lnhil sudah hampir rampung

INHIL (Nadariau.com), – Dihari ke 14 pembuatan Box Cuilvert yang sedang dikerjakan di Jalan Yakub 2 oleh Satgas TMMD ke 111 Kodim 0314/lnhil saat ini sudah hampir selesai dikerjakan.

Setelah hari kemarin telah di pasang rangka besi sebagai tulang penguat box Cuilvert, hari ini Satgas TMMD bersama masyarakat sudah mulai ke tahap pengecoran, Selasa (29/06/2021).

Dansatgas TMMD ke 111 Kodim 0314/lnhil Letkol lnf lmir Faishal melalui Dan SSK TMMD ke 111 Kapten lnf R Sagala mengatakan setelah beberapa hari proses pengerjaan pembuatan dinding Box Cuilvert di kanan kiri jalan, hari ini dimulai melakukan pembangunan atau pengecoran dak atas dengan ketebalan disesuaikan dengan ketebalan jalan yang sudah dibangun sebagai sasaran fisik TMMD yaitu di Jalan Yakub 2 yang merupakan jalan terusan dari Desa Teluk Bunian ke pusat kecamatan.

“Dengan semangat gotong royong yang tinggi dari masyarakat setempat Alhamdulillah semua kegiatan kita baik sasaran fisik maupun sasaran non fisik serta sasaran tambahan semuanya dapat berjalan denagan baik, lancar dan aman,” ungkap Kapten lnf R Sagala.

R Sagala berharap apa yang telah dikerjakan dalam program TMMD ini dapat dinikmati hasilnya oleh masyarakat banyak dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sementara itu salah seorang warga Dusun Sepakat, Nasrulloh (53) mengatakan, Ia sangat senang dapat bergotong royong bersama Satgas TMMD di kampungnya.

Nasrulloh juga mengatakan bahwa dengan adanya Satgas TMMD di sini, tradisi dan semangat gotong royong di kampungnya menjadi hidup kembali.

“Menurut saya ini sangat bagus sekali. Karena gotong royong merupakan wasiat atau tradisi nenek moyang kita sebagai warga Negara lndonesia, namun saat ini tradisi ini sudah semakin hilang dan jarang sekali dilaksanakan sejalan dengan perkembangan jaman,” ungkapnya.

Ia berharap mudah mudahan dengan adanya Satgas TMMD ini, gotong royong bisa benar-benar hidup kembali di desanya.

“Hanya TNl yang bisa dan mampu menghidupkan kita tentang tradisi gotong royong ini,” tuturnya. (Rls)