Bawaslu Kampar Menggelar Sosialiasi Pengawasan Pemilu Partisipatif, Beberapa Unsur Dilibatkan

Teks Foto: Ketua Bawaslu Kampar Syawir Abdullah, Ketua KPU Kampar dan Maria Aribeni saat menggelar sosialisasi Pemilu Partisipatif

Kampar (Nadariau.com) – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Kampar, menggelar sosialisasi pengawasan Pemilu Partisipatif, Jum’at 30 April 2021 di Gedung Serba Guna salah satu hotel di Bangkinang.

Seratusan orang terdiri dari unsur organisasi kemasyarakatan (Ormas) diantaranya pemuda, mahasiswa, hingga insan pers dilibatkan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kampar, Maria Aribeni dan komisioner Said Andi Putra sebagai pemateri.

Dihadiri Ketua Bawaslu Kampar Syawir Abdullah, Edwar, Marhaliman, Witra Yeni, Amin Hidayat dan Pelaksana Harian Kepala Sekretariat Bawaslu Kampar Dona Donora.

Ketua Bawaslu, Syawir Abdullah mengemukakan sosialiasi bertujuan agar program-program Bawaslu Kampar maupun KPU Kampar tersampaikan ke publik.

“Kami mengawal setiap tahapan KPU agar kegiatan yang dijalankan berjalan di relnya, jangan ada yang disalahgunakan agar pemilu kedepan hasilnya lebih berkualitas,” ungkap Syawir saat memberikan sambutan.

Di sisi lain, pihaknya mengapresiasi tingginya tingkat kehadiran peserta baik dari perwakilan wartawan, mahasiswa maupun dari organisasi pemuda.

Peserta diberikan kesempatan mengajukan pertanyaan baik dari perwakilan wartawan, organisasi kepemudaan maupun dari kalangan mahasiswa.

Ketua KPU Kabupaten Kampar, Maria Aribeni memaparkan, organisasi yang ia pimpin itu sedang giat-giatnya melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

Ditambah lagi KPU RI meminta KPU di daerah untuk melaksanakan kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

Pasca Pemilu 2019 lalu terjadi pergerakan atau perubahan data pemilih diantaranya karena adanya penduduk yang meninggal dunia, pindah domisili dan lainnya.

“Yang didata pemilih pemula pada saat pemilu 2019 belum masuk dan sekarang sudah masuk maka itu diclearkan. Selain itu yang sudah lulus TNI/ Polri dikeluarkan dan TNI Polri yang sudah pensiun akan dimasukkan dalam data pemilih,” sebut Beni.

Empat kategori yang dimutakhirkan pada kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

“Oleh sebab itu kami butuh tanggapan dan informasi dari wartawan, mahasiswa, organisasi yang ada di Kabupaten Kampar,” bebernya.

Komisioner KPU Kampar Divisi Program dan Data, Said Andi Putra berujar, salah satu kewajiban KPU daerah yang tidak melaksanakan pemilihan kepala daerah pada tahun 2020 lalu, harus memelihara data pemilih dan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

“Sampai bulan ini, data pemilih berkelanjutan berjumlah 478.924 orang,” lugasnya.

KPU Kabupaten Kampar sejauh ini langsung menjemput bola dalam melakukan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, salah satu adalah bersama-sama Bawaslu Kampar datang ke daerah sulit di Kecamatan Kampar Kiri Hulu diantaranya Desa Tanjung Beringin dan Pangkalan Serai.

“Data pemilih yang tak lagi memenuhi syarat dan atau yang hari ini telah memenuhi syarat mereka sampaikan kepada kami. Tentunya secara teknis mengisi formulir tanggapan. Harus ada data pendukung seperti KK,” jelas Andi (Dika/DW).