Hati-hati, di Kampar 4 Titik Ini Rawan Terjadi Kecelakaan

Kanit Laka Sat Lantas Polres Kampar: Ipda Hermoliza, SH

Kampar (Nadariau.com)- Kanit Laka Sat Lantas Polres Kampar, Ipda Hermoliza, SH mengungkapkan, setidaknya ada 4 titik yang rawan terjadi kecelakaan di Kabupaten Kampar.

4 titik tersebut yakni, Kilometer 1 dan 2 di wilayah Kecamatan Siak Hulu, Jalan Lintas Pekanbaru-Bangkinang jalur 2 di wilayah Kecamatan Tambang, dan Jalan Lintas Sumbar Riau tepatnya di wilayah Kecamatan XIII Koto Kampar.

“Titik rawan tidak menetap, di tahun 2020 potensinya di XIII Koto Kampar dan Siak Hulu, di tahun 2021 potensi kecelakaan itu sangat kuat di Jalur 2 Lintas Pekanbaru-Bangkinang wilayah Kecamatan Tambang,” sebut Ipda Hermoliza, SH kepada Nadariau.com, Senin 29 Maret 2021.

Masyarakat harus berhati-hati, sebab sebentar lagi menyambut bulan Ramadhan dan cuti bersama, di Kampar biasanya ada perayaan Balimau Kasai, lalu lintas sangat padat.

“Kami akan berpatroli di wilayah perbatasan, titik rawan kecelakaan, termasuk di wilayah Bangkinang Kota. Terkadang bukan karena kesadaran masyarakatnya akan pelanggaran hukum, tapi karena kehadiran polisinya” tutur Ipda Hermoliza.

Selain itu, atas perintah Kasat Lantas nantinya akan ada imbauan-imbauan presuasif kepada masyarakat berupa peringatan-peringatan terkait lalu lintas.

“Salah satu pelanggaran yang berakibat fatal itu gak pakai helm, menerobos traffic light, itu bisa menyebabkan kecelakaan berlalu lintas. Misalnya, kalau jatuh gak pakai helem tentu akibatnya luka ringan dan luka berat, bahkan banyak terjadi kepalanya pecah,” jelasnya.

Menurut Ipda Hermoliza, bahayanya menerobos traffic light juga demikian. Sebab, jika pengguna jalan menerobos sangat berpotensi ditabrak oleh kendaraan lainnya yang traffic lightnya berwarna hijau.

“Jadi kecelakaan berlalu lintas itu beragam jenisnya, ada yang kelihatannya sepeleh tapi justru berakibat fatal sehingga menyebabkan nyawa melawang,” urainya.

Pihaknya menegaskan, sasaran utama Sat Lantas Polres Kampar yakni bagi pengguna jalan menggunakan telepon genggam saat berkendara, kalau ketemu yang seperti ini langsung ditilang.

“Intinya bagi pengendara jangan melakukan pelanggaran yang terlihat secara kasat mata, sebab kalau kedapatan, langsung ditilang. Karena kami sekarang bukan lagi memeriksa surat-surat, tapi yang dilihat itu bagaimana kesadaran akan bahayanya kecelakaan lalu lintas,” tutup Ipda Hermoliza. (Dika/DW)