Kampar (Nadariau.com)- Beberapa rumah warga di Bangkinang Kota dilanda banjir Bandang, Sabtu 27 Maret 2021 pagi. Hujan mulai pukul 06.00 WIB. Tingginya intensitas curah hujan berlangsung selama 3 jam.
Pantauan Nadariau.com, genangan air terjadi di Pasar Inpres Bangkinang, Simpang 4 BRI, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Agussalim,
Banjir terparah terdapat di sekitaran Pasar Inpres Bangkinang, tepatnya di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) lama. Rumah warga yang terendam diantara, rumah mantan ketua Pengadilan Agama, rumah milik Sitepu pengacara dan rumah Ustad Syukri.
Pengakuan salah seorang warga, Raja (40 tahun) mengatakan ini merupakan banjir terparah kurun waktu 10 tahun terakhir.
“Sebelumnya juga sering terjadi banjir, tapi tidak pernah separah ini,” ungkapnya kepada Nadariau.com.
Kalaksa BPBD Kampar, Afrudin Amga, menyebutkan saat ini timnya sedang turun ke titik lokasi banjir.
“Kita tetap turun untuk mencek lokasi, mana yang bisa kita bantu, ya dibantu. Tadi tim sudah menawarkan kepada warga untuk evakuasi, tapi keluarganya tidak mau,” ujar Amga.
Jalan Jendral Sudirman, Gg ADB RT 001 RW 009, Kelurahan Bangkinang, Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan meluapnya air setinggi lebih kurang 1 Meter akibat tersumbatnya aliran drainase. Jumlah rumah warga yang terdampak masih dalam pendataan.
“Pagi ini Satgas TRC Pusdalops-PB BPBD melakukan pemantauan di lokasi kejadian. Kondisi terkini, air sudah mulai surut namun masih menggenangi rumah warga,” beber Amga.
Selanjutnya genangan air di Jalan Jend Sudirman, Gang Aur Kuning, meluapnya air setinggi lebih 50 Cm akibat tersumbatnya aliran drainase. Jumlah rumah yang terdampak yakni sebanyak lebih kurang 20 unit, air sudah mulai surut namun masih menggenangi rumah warga.
Amga memastikan banjir kali ini tidak terdapat korban jiwa di Bangkinang Kota.
“Tugas kita sebagai pelaksana tentunya memastikan tidak ada korban jiwa dalam banjir kali ini, belajar dari pengalaman banjir sebelumnya,” terang Amga.
Diketahui, banjir Sabtu 20 Maret lalu di Bangkinang Kota telah memakan korban, M. Adly berusia 3 tahun.
Amga mengimbau masyarakat khususnya Bangkinang Kota agar tetap waspada dan jangan bermain di sekitaran genangan air.
“Jangan bermain di sekitar genangan air, terutama untuk anak-anak, kepada orang tua diharapkan menjaga anak-anaknya, jangan dibiarkan bermain di selokan air,” pungkasnya. (Dika/DW)


