Lina Warga Kampar Kiri Hulu Berbagi Kisah Tentang Manfaat JKN -KIS

Pekanbaru (Nadariau.com) – (28/02/2021) – Warga Kampar Kiri Hulu, Lina seorang ibu rumah tangga yang merasa sangat terbantu dengan keikutsertaannya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) berbagi kisah selama memanfaatkan program ini.

Baginya, program yang dirancang oleh pemerintah ini adalah terasa betul manfaatnya bagi masyarakat. Wanita 30 tahun tersebut mengatakan bahwa ia bergabung menjadi Peserta JKN KIS sejak 2014. Awalnya ia belum pernah menggunakannya hingga pada 2019 silam ia melahirkan anak pertamanya dan semua proses persalinan difasilitasi oleh BPJS Kesehatan.

“Mulanya saya ke Puskesmas. Sempat diinduksi dan sudah dua hari bayi belum juga keluar. Kondisi panggul saya juga sempit. Akhirnya saya dirujuk ke RS Syafira,” kenangnya. Selama rawatan, Lina puas dan tak ada iur biaya yang harus ia keluarkan.

Lina juga bercerita jika saat ini ia sedang melaksanakan pengobatan matanya. Ia sedang melakukan kontrol ketiga di RSI Ibnu Sina Pekanbaru.

“Saat ini saya juga sedang dalam pengobatan mata, mba. Menurut dokter mata sebelah kiri saya kelebihan tiroid sehingga menonjol seperti akan keluar bola matanya. Dan selama 2 tahun ke depan, saya rutin kontrol untuk mendapatkan obat,” terang Lina. Menurutnya lagi, sejauh ini selama mengonsumsi obat, matanya sedikit normal, tidak terlalu menonjol. Lina juga bersyukur sebab selama ia kontrol, lagi-lagi ia tak mengeluarkan iur biaya atau diminta untuk membeli obat sendiri.

“Semua karena saya menyatakan kepesertaan saya sebagai Peserta JKN-KIS. Biaya yang keluar semata-mata hanya karena transportasi dari rumah ke RS,” lanjutnya.

“Selalulah ada BPJS Kesehatan. Yang saya tahu, jika kini BPJS Kesehatan belum ada, saya tidak bisa membayangkan bagaimana kondisi mata saya,” tutupnya. (ind)