Bengkalis (Nadariau.com) – Seorang lelaki tua Lanjut Usia (Lansia) dipedalaman hutan sawit Desa Tasik Serai Barat, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, sering tidak makan, karena tidak punya uang.
Kondisinya sekarang, beliau tidak bisa bekerja. Selain umur sudah lanjut, penglihatan matanya juga sudah kabur.
Lelaki tua yang bernama Gatot (65) itu hanya bisa melakukan bercocok tanam jenis sayur-sayuran dan umbi-umbian dibelakang pondok kayu sebagai tempat tinggalnya.
“Sayur-sayuran dan umbi-umbian ini dijadikan sebagai makanan pokok setiap hari untuk menyambung hidup. Karena hanya ini yang saya miliki dan yang bisa dimakan,” kata Gatot dengan pandangan kosong.
Miris, diusia senja, Gatot mantan pembuat batu bata ini tinggal hanya seorang diri tampa anak-anak ditengah hutan.
Setiap malam, dirinya selalu dihantui mahluk gaib dan binatang buas. Seperti Ular, beruang dan binatang menakutkan lainnya. Bahkan binatang tersebut ada yang masuk kedalam pondoknya.
Beliau hanya berserah diri saja kepada Allah SWT. Karena beliau tidak bisa melawan, maupun lari dari ancaman binatang buas tersebut seperti orang normal lainnya.
“Kadang dimalam hari suka ada binatang buas. Tadi malam saja ada angsa besar yang mendekati kesini, untung tidak mengganggu, burung hantu juga selalu ada di atas rumah ini”, ucap Gatot yang bercerita sambil ketakutan.
Meski selama ini hari-harinya penuh dengan kesepian, namun sekarang dia bisa tersenyum sumringah. Karena beliau didatangi oleh tim relawan dari Rumah Yatim Riau.
Kedatangan tim relawan ke kediaman Gatot bukanlah yang pertama kali, sebelumnya tim relawan juga telah bersilaturahmi pada bulan Agustus dan November 2020 lalu, untuk menyalurkan bantuan serupa.
Rizky, salah seorang relawan Rumah Yatim yang ikut menuju kediaman Gatot menceritakan, perjalanan menuju kediamannya cukup terjal. Karena beliau tinggal di tengah-tengah perkebunan sawit, jauh dari lalu-lalang keramaian.
“Perjalannya memakan waktu sekitar 4 hingga 5 jam dari kantor kas. Kami berangkat setelah shalat shubuh, sampai di tujuan pukul 09.30”, terang
Pada kesempatan kemarin, sesampainya di kediaman Gatot, tim relawan langsung membawa beliau menuju pasar untuk berbelanja kebutuhan pokok. Selain bahan pokok, tim relawan juga membelikan ikan dan juga buah-buahan untuk beliau.
Rizky menyampaikan, hasil belanjaan yang ia beli bersama tim relawan hanya bisa bertahan hingga 5 bulan kedepan.
“Pak Gatot menyampaikan terima kasih nya kepada Rumah Yatim dan Donatur atas kepedulian terhadap kondisi hidupnya. Beliau juga mendoakan para donatur agar mendapat keberkahan dan diberikan balasan yang berlipat ganda atas bantuannya”, tutur Rizky.
#PejuangKebaikan bantuan kemanusiaan yang disalurkan Rumah Yatim kepada Pak Gatot pada hari Senin lalu bisa terlaksana karena sisihan donasi dari pada donatur, mari bantu saudara kita yang lainnya agar dapat mendapatkan penghidupan yang lebih layak dengan donasi ke Rumah Yatim di Jalan Durian No.13, Kelurahan Labuhbaru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. (zul)


