Pelaku UMKM diharapkan Jadi Agen Prokes

Pekanbaru (Nadariau.com) – Mengingat pelaku usaha yang dianggap lebih dominan berinteraksi dengan masyarakat, untuk itu para pelaku usaha kecil dan menengah Para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Riau diharapkan menjadi agen pemerintah dalam mendorong konsumen agar selalu taat pada protokol kesehatan.

Hal ini diungkapkan oleh Kasatpol PP Riau Hadi Pinandio, menurutnya jangkauan pemerintah terbatas untuk menyentuh secara dekat aspek aspek kehidupan masyarakat, keberadaan pelaku usaha akan membantu kerja pemerintah dalam upaya menekan penyebaran Covid 19

“Harap kita, pelaku usaha bisa mengambil peran sebagai agen pemerintah dalam pendisiplinan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Tidak mungkin sepanjang waktu tongkrongin orang-orang di sana kan,” kata Hadi Pinandio, Senin (25/1/2021).

Berdasarkan evaluasi yang dilakukan selama ini, sambungnya, bahwa memang ada peningkatan kesadaran masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan. Terutama dalam hal mengenakan masker saat mereka berada di luar rumah.

“Evaluasi kita dari hasil laporan setiap kegiatan yustisi yang dilakukan selama ini, memang kepedulian masyarakat (terhadap protokol kesehatan) cenderung ada peningkatan. Namun demikian tetap ada sebagian masyarakat yang abai,” tuturnya.

Diakuinya, upaya mengubah perilaku masyarakat dalam kebiasaan baru protokol kesehatan bukan lah pekerjaan yang mudah. hal itu tidak hanya di lingkungan publik, bahkan di internal pemerintah.

Tersebab itu, upaya pendisiplinan protokol kesehatan harus dilakukan secara berkala dan membutuhkan waktu lama, sampai masyarakat benar-benar sadar bahwa protokol kesehatan merupakan bagian penting dalam sosial kemasyarakatan di tengah pandemi Covid-19.

“Penegakan yustisi prokes selama ini kami lakukan bersama aparat terkait lainnya, bukan berbicara bagaimana kita menghukum orang. Tapi, bagaimana mereka sadar. Dan diharapkan pada titik tertentu nanti, tanpa harus ada aparat, masyarakat dengan sendirinya sadar, bahwa protokol kesehatan itu adalah bagian dari kebiasaan, sehingga bisa mengingatkan orang lain,” kata mantan Kepala BPBD Kabupaten Pelalawan ini

Langkah penyadaran masyarakat untuk taat prokes, bisa dimulai dari pelaku usaha kecil yang harus mengambil peran ikut itu, dengan menyediakan tempat cuci tangan, cek suhu dan mewajibkan pengunjung untuk menggunakan masker. “Kedepan kami berharap itu lebih ketat lagi diberlakukan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak” pungkasnya. (Apon)