Ternyata Tidak Semua Orang Bisa di Vaksin di Riau, Karena Beresiko Stres ke Pasien

Pekanbaru (Nadariau.com) – Ternyata tidak semua orang bisa di vaksininasi di Provinsi Riau. Karena peserta yang akan di vaksin harus memenuhi syarat berlaku.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan, sebelumnya Pemerintah berencana akan melakukan proses vaksinasi  secara serentak pada Rabu, 13 Januari 2021.

Namun ada kelompok prioritas yang sudah ditetapkan pemerintah sebagai golongan penerima vaksi. Sebab tidak semua orang bisa dilakukan, ada ketentuannya.

“Seperti yang bisa di vaksin memiliki persyaratan yaitu orang dewasa yang sehat usia 18 – 59 tahun. Kemudian menerima penjelasan serta menandatangani surat persetujuan, lalu juga bersedia mengikuti aturan dan jadwal imunisasi,” kata Mimi, Kamis (7/1/2021).

Sementara untuk orang yang tidak bisa diberikan vaksin sinovac yaitu, orang yang pernah terkonfirmasi atau menderita Covid-19, kemudian ibu hamil dan menyusui, menjalani terapi jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah, penderita penyakit jantung.

Seterusnya, penderita penyakit autoimun (lupus, sjogren, vasculitis). Penderita ginjal, penderita reumatik autoimun, penderita penyakit pencernaan kronis, penderita penyakit hipertiroid, penderita kanker, kelainan darah, defisiensi imun, penerima transfusi.

Lalu, lanjut Mimi, penderita gejala ISPA (batuk, pilek, sesak nafas) dalam 7 hari terakhir sebelum vaksinasi. Menderita diabetes meletus, penderita HIV, dan penderita penyakit paru (asma, tuberkulosis).

Lebih lanjut dijelaskannya, jika penerima vaksin adalah gangguan psikomatis, maka resiko yang akan terjadi pada pasien yaitu respon stres pada sebelum, saat dan sesudah vaksin. (bpc/dan)