Sekolah Terapkan Rekomendasi Forkom untuk Harga Baju Seragam Siswa

Pekanbaru (Nadariau.com) – Rekomendasi dari Forum Komite SMAN/SMKN dan SLB Provinsi Riau terkait baju seragam siswa betul betul dijalankan sekolah. Informasi ini diperoleh dari kepala sekolah dan orangtua siswa.

Kepala SMAN 11 Pekanbaru Suprapto ketika dikonfirmasi mengatakan harga baju seragam sekolah siswa kelas X tahun ini sebesar Rp 1,5 juta untuk 5 stel pakaian.

Harga ini sesuai dengan kesepakatan bersama antara MKKS SMAN/SMKN Pekanbaru dan Forkom SMAN/SMKN dan SLB Provinsi Riau.

“Kita sepakat baju seragam sekolah diangka Rp 1.5 juta untuk 6 stel pakaian siswa,” kata Suprapto, Jumat (6/11) di Pekanbaru.

Dikatakan Suprapto, pihak sekolah sudah memberitahukan kepada orangtua siswa terkait harga baju seragam siswa. Harga baju seragam tahun ini turun jika dibandingkan dengan tahun lalu dengan harapan penurunan ini bisa mengurangi beban orangtua dimasa sulit seperti sekarang ini.

Bagi orangtua siswa yang ingin membeli baju seragam diluar, pihak sekolah tidak keberatan. Hanya saja dikwatirkan baju seragam siswa tidak sama, baik model, jenis kain, warna dan kualitasnya.

“Kalau sosialisasi baju seragam siswa, orangtua sudah kita beritahu. Bagi orangtua ingin membeli baju seragam diluar sekolah, tidak masalah. Itu hak orangtua siswa, tapi takutnya, kualitas dan model baju berbeda dengan yang dibuat oleh sekolah,” kata Prapto.

Salah satu orangtua yang anaknya bersekolah di SMAN 2 Pekanbaru juga mendapat informasi harga baju seragam siswa di SMAN 2 Pekanbaru juga sebesar Rp 1.5 juta untuk 6 stel pakaian. Ketentuan harga ini didapat dari pihak sekolah.

“Ya, kita dapat info dari sekolah harga baju seragam Rp 1.5 juta untuk 6 stel pakaian dan ini sesuai dengan harga standar baju seragam sekolah,” kata Dewita.

Selain itu, kata Dewita, baju seragam siswa juga bisa diangsur selama tiga kali bayar angsuran hingga bulan Januari. Ini artinya ada kepedulian pihak sekolah meringankan biaya pendidikan orangtua siswa.

“Kalau beli sendiri, bayarnya tunai. Kalau belinya di sekolah, bisa diangsur pembayaranya,” katanya.

Sementara Ketua Forum Komite SMAN/SMKN dan SLB Provinsi Riau Ir. H. Delisis Hasanto bersyukur rekomendasi yang disepakati bersama MKKS SMAN/SMKN Pekanbaru diterapkan oleh sekolah. Hal ini sebagai bentuk perhatian Forkom terhadap kondisi saat ini.

Berdasarkan hasil rekomendasi bersama, menetapkan harga baju seragam siswa SMAN sebesar Rp 1.5 juta untuk 6 stel pakaian sekolah.

Jika tahun lalu, sekolah banyak mematok harga baju seragam sekolah berkisar Rp 1,7 hingga Rp 2 juta. Namun, setelah dievaluasi harga baju tersebut terlalu mahal untuk 6 stel pakaian dan ini sangat memberatkan orangtua.

“Kita bersyukur sekolah menjalankan rekomendasi yang kita buat bersama MKKS SMAN/ SMKN Pekanbaru,” kata Delisis, melalui via telepon.

Harga pakaian seragam sebesar Rp1.5 juta untuk 6 stel pakaian, kata Delisis, juga berlaku bagi SMKN di Pekanbaru. Hanya saja, untuk SMKN ada tambahan baju praktek. Harga baju siswa SMK untuk 6 stel pakaian dan baju praktek tidak boleh diatas Rp 2 juta.

“Harga Rp 1,5 juta berlaku untuk 6 stel pakaian. Kalau ada baju praktek SMK, ya disesuaikan saja. Tapi yang jelas tidak boleh melebihi harga Rp 2 juta,” kata Delisis

Ditambahkan Delisis, terkait harga baju seragam, Forkom sudah turun kesekolah untuk mensosialisasikan harga baju seragam siswa diantaranya SMKN 5 Pekanbaru, SMKN 7 Pekanbaru, SMAN 6 Pekanbaru dan SMKN Pertanian dan sekolah lainnya.

“Kita sudah turun kesekolah mensosialisasikan harga baju seragam siswa. Alhamdulillah, sekolah menjalan apa yang menjadi kesepakatan bersama. Mari kita bersama meringankan beban orangtua siswa terutama adalam hal penyedian baju seragam sekolah,” katanya.

Ketika ditanya, jika ada orangtua yang membuat atau membeli baju sendiri, Delisis tidak mempermasalahkan dan ini teknisnya sekolah yang mengatur.

“Kalau urusan teknis kita serahkan kesekolah. Itu biarlah sekolah yang membicarakan dengan orangtua. Kita hanya sebatas memberikan rekomendasi harga baju seragam sekolah,” kata Delisis. (ind)