Meskipun Dalam Situasi Pandemi Covid-19, Atlet Tinju Kebanggaan Inhu Tetap Latihan

Foto Cindi Chinora Lagi Latihan Mandiri Disaat Pandemi Covid-19

Inhu, (Nadariau.com) – Meskipun didalam kondisi pandemi Covid-19, Cindi Chinora atlet Cabang Olahraga (Cabor) Petinju Putri yang berasal dari Desa Tambak, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tetap melakukan latihan untuk menjaga keseimbangan dan berat badan menuju Pekan Olahraga Nasional (Pon) 2021 mendatang.

Sebelumnya, Cindi Chinora sempat mengharumkan nama Kabupaten Inhu khususnya, dan Provinsi Riau umumnya diajang Porwil ke X di Bengkulu, Sumatera Selatan dengan meraih mendali Emas.

Prestasi tersebut merupakan satu modal tiket menuju ajang bergensi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan diadakan di Papua Tahun 2021 yang akan datang.

Selain sebagai atlet yang berprestasi, Cindi Chinora atau yang akrab disapa dengan nama Inoy tersebut juga merupakan salah satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Inhu.

Disela-sela kesibukannya yang harus berdinas sebagai Bantuan Polisi Pamong Praja Inhu itu, tiap harinya sebelum berangkat ke kantor ia harus memaksa dirinya rutin untuk segera berangkat joging demi menjaga berat idealnya dalam mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun depan di Kelas 51 Kg tersebut.

Kepada Nadariau.com Inoy mengatakan walaupun situasi dan kondisi pada saat ini tidak memungkinkan untuk menggelar Latihan bersama, tetapi saya tetap menggelar latihan sendiri untuk menjaga keseimbangan dan berat badan untuk menghadapi PON yang akan datang.

“Dengan kondisi seadanya tahun ini saya hanya dapat latihan secara mandiri dirumah. Jika biasanya dilatih dengan pelatih professional lengkap dengan peralatan tinju, kini saya hanya dapat berlatih dihalaman rumah menggunakan alat olahraga seadanya.” Ungkap Cindi.

“Selanjutnya Cindi juga mengungkapkan bahwa sebelum berangkat kerja setiap pagi saya latihan fisik seperti sift up, push up, back up dan joging, lalu sore harinya ia lanjut dengan latihan shadow boxing (latihan meninju bayangan).

Sebelumnya saya memang meraih Emas diajang Porwil ke 5 di Bengkulu, Sumatera Selatan. Dengan meraih mendali emas tersebut merupakan salah satu modal ke ajang bergansi PON tahun 2021. Semua ini tidak terlepas dari doa dan dukungan kawan-kawan semua terutama doa orang tua serta kerja keras pelatih kami,” ucap Cindi.

“Kedepannya saya juga berharap bisa mengharumkan nama Kabupaten Inhu khususnya, dan Provinsi Riau umumnya di PON yang diadakan di Papua 2021. Untuk itu saya mohon doa dan dukungan dari rekan-rekan dan masyarakat Inhu dan masyarakat provinsi Riau agar saya tetap diberikan kesehatan dan kekuatan untuk mengikuti Pon tersebut,“tutup Cindi.

Sementara itu Supri Handayani, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Inhu, kepada Nadariau.com Jum’at 12/06/2020 mengatakan bahwa memang selama pandemi Covid-19 atlet Inhu dipastikan hanya dapat berlatih mandiri untuk menjaga stamina dan melatih otot para atlet jelang even Nasional dilaksankan hal ini meyusul dengan adanya surat edaran dari Kemenpora.

“Kita sama-sama tau akibat pandemi ini memang banyak sektor yang terkena imbasnya termasuk olahraga. Kita hanya dapat menghimbau agar para atlet dapat latihan mandiri, senada dengan himbauan pemerintah agar dapat memutuskan penyebaran virus corona,” kata Supri yang akrab di sapa Bung Ando.

Ando menjelaskan, Inhu sendiri dalam ajang lokal Pekan olahraga provinsi (Porprov) rencananya akan memperlombakan 27 Cabang olahraga (Cabor), dan Inhu sendiri akan mengikuti 24 cabor diantaranya, namun sayang harapan perhelatan itu pupus mengingat pandemi virus corona yang belum kunjung reda, hingga akhirnya akan ditunda tahun 2022 mendatang.

“Untuk atlet andalan kita yang menjadi prioritas kita itu ada pada cabor panjat tebing, dayung dan tinju,” tutup Ando.