Pekanbaru (Nadariau.com) – Forum Mahasiswa Tempatan Riau (Format R) menyurati PUPR Riau untuk beraudiensi terkait pembangunan Mesjid Raya Riau yang dinilai tidak sesuai progres.
Hal ini dikatakan Aris Masduki kepada Nadariau.com, Sabtu (6/6/2020).
Aris mengatakan, pembangunan mesjid tersebut telah menelan biaya ratusan miliar, namun tak kunjung selesai. Padahal pemanfaatan mesjid itu sudah sangat diharapkan masyarakat Riau. Sebab Mesjid Raya adalah sebuah kebanggaan bagi masyarakat Riau.
“Maka dari itu, kami selaku mahasiswa yang juga berfungsi sebagai agen of control merasa peduli dengan pembangunan mesjid yg bersumber dari APBD Riau. Untuk itu kami dari Format R pada hari Selasa (2/6/2020) lalu telah memasukkan surat untuk audiensi. Karena banyak hal yang ingin kami pertanyaan kepada PUPR Riau terhadap progres pembangunan mesjid ini,” kata Aris.
Aris berharap, pihak PUPR bisa diajak duduk bersama, supaya mahasiswa dan masyarakat Riau bisa tahu terkait permasalahan pembangunan Mesjid Raya tersebut.
Namun apabila surat dari Format R tidak direspon oleh pihak PUPR, maka patut diduga isu yang berkembang saat ini, terkait ada permainan dalam pembangunan meajid benar?
“Jika isu itu benar, tentu penegak hukum harus bertindak dengan tegas, karena pembangunan tempat ibadah sudah dipermainkan. Dan kami pun siap menyuarakan hal ini agar pelaku bisa dihukum berat,” tegas Aris. (olo)


