Berawal dari Mimpi , Herman Saibon Warga Pekanbaru Masuk Islam

Pekanbaru (Nadariau.com) – Herman Saibon (45), Jumat 13 Maret 2020 malam memulai babak baru dalam kehidupannya.

Dihadapan jemaah masjid Al Munawaroh Jl Garuda, Tengkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Herman mengucapkan dua kalimat syahadat.

Dipandu Ustadz Marhalim, SAg, laki-laki suku Tionghoa bermarga Lee itu dengan terbata-bata mengucapkan kalimat syahadatain dan syahadat rasul.

Dalam kata penghantarnya Ustadz Marhalim berharap, semoga setelahini saudara Herman bisa menjadi muslim yang soleh dan taat.

Menurut ustadz, setelah mengucapkan kalimat syahadat dan menjadi muslim maka saudara Herman bagaikan bayi yang baru lahir dari rahim ibu, suci kembali.

Kepada wartawan, Herman yang mengaku sudah 15 tahun tinggal di Pekanbaru ini menuturkan, niatnya menjadi muslim diawali mimpi yang dialaminya beberapa hari lalu.

“Tiga hari lalu saya bermimpi. Dalam mimpi itu saya seperti disuruh seseorang untuk mengucapkan sebuah kalimat,” kata Herman.

Ia tidak tahu kalimat tersebut. Namun dari tetangga sebelah tempat dia indekost, ia baru tahu kalimat tersebut adalah istighfar “astaghfirullahaladzim”

“Tetangga saya nanya kenapa semalam saya teriak-teriak mengucapkan kata tersebut (istighfar, red),” tuturnya.

Berangkat dari mimpi itulah kemudian ia memutuskan untuk masuk Islam. (bud)