Pekanbaru (Nadariau.com) – Segala hal yang berbau syariah nampaknya sudah merasuk hampir ke semua lini kehidupan. Salah satunya adalah lembaga keuangan perbankan yang kini sudah tak jarang ditemui memiliki ekor nama syariah.
Bukan hanya sekadar nama lembaga saja, proses kerja dan operasional didalamnya ternyata mengusung konsep ini, tak terkecuali akuntansi syariah.
Perkembangan pendirian lembaga keuangan syariah di Indonesia tentunya harus diakomodasi dengan peraturan akuntansi yang memadai.
Bidang akuntansi syariah tidak hanya diperlukan bagi jenjang perguruan tinggi negeri, namun dirasakan perlu juga bagi tingkatan pendidikan menengah. Seperti Sekolah Menengah, terlebih lagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang membuka jurusan perbankan syariah.
Berangkat dari hal diatas
Tim dosen Unilak yaitu Reni Farwitawati SE MAk, Souvya Fithrie SE MM
Masirun SE MSi mengadakan pengabdian di SMK Perpajakan dengan kegiatan pemahaman akutansi Syariah pada siswa jurusan akutansi sekolah menengah kejuruan, beberapa hari lalu di SMK Perpajakan Riau.
Kegiatan ini diikuti oleh 70 siswa dan mendapatkan respon yang baik dari siswa dan kepala sekolah.
Salah satu dosen Unilak, Reni Farwitawati mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi.
Lulusan SMK diharapkan ahli dan mampu bekerja di lembaga keuangan syariah. bahwa pendidikan akuntansi syariah diperlukan untuk menunjang tenaga profesional dalam menjalankan transaksi ekonomi berbasis syariah.
“Oleh sebab itu kami melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat (PKM) dalam bentuk pemahaman akuntansi syariah untuk siswa SMK di Riau,” kata Reni, Kamis (23/1/2020).
Dijelaskannya, SMK ini sengaja dipilih karena memiliki jurusan akuntansi tetapi mata pelajaran akuntansi syariah belum diberikan kepada siswa-siswanya.
Tujuan dari kegiatan ini adalah agar siswa-siswa SMK khususnya siswa jurusan akuntansi bisa mengetahui dan memahami akuntansi syariah yang nantinya menjadi bekal mereka dalam bersaing di dunia kerja.
Kegiatan ini juga sebagai promosi prodi akuntansi Unilak yang telah meraih akreditasi A ke siswa-siswa yang ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang pendidikan tinggi.
Menurut Reni, adanya kegiatan ini disambut baik kepala sekolah SMK Perpajakan Drs Lukman Hakim MPd.
Dengan adanya pemahaman ini, siswa SMK menjadi lebih mengetahui dan memahami akuntansi syariah yang sebelumnya banyak yang tidak tahu.
“Kami meminta kepada Unilak untuk bisa melanjutkan kegiatan serupa disekolah ini. Seperti, program komputer akuntansi dan perpajakan. Sehingga bisa menambah ilmu dan wawasan siswa kedepan,” harap Reni. (wid)


