Susuri Sungai dan Rawa, Koramil 15/Kuala Kampar Kodim 0313/Kpr Patroli Karhutla

Pelalawan (Nadariau.com) – Dalam rangka optimalisasi upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Kuala Kampar, Teluk Meranti dan Kerumutan Tim Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari jajaran Koramil 15/Kuala Kampar Kodim 0313/Kpr bekerjasama dengan RPK PT.RAPP melakukan patroli melalui jalur sungai, rawa dan hutan guna memantau wilayah yang rawan terjadinya Karhutla, Selasa (14/01/2020).

Salah satu kegiatan Patroli ini menggunakan kapal Speedboat mulai dari Sungai Kampar Dermaga Kampung Sangar dengan menelusuri daerah-daerah rawan kebakaran di pinggiran sungai Kampar yang meliputi wilayah Desa Teluk Binjai, DesaDesa Pulau Muda hingga ke wilayah Kecamatan Teluk Meranti lainnya. Sedangkan untuk memantau wilayah di daratan, rombongan Tim Patroli Karhutla turun dengan menggunakan sarana PT.RAPP mobil Double Cabin dan Motor Trail maupun berjalan kaki ke tempat yang tidak dapat dijangkau kendaraan namun rawan terjadi Karhutla.

Patroli Karhutla gabungan yang dilakukan Koramil 15/Kuala Kampar ini dilakukan untuk mendukung program Provinsi Riau bebas asap, khususnya menjelang pergantian musim hujan ke musim kemarau yang diprediksi berlangsung lama.

Selain meningkatkan patroli secara intensif guna mengantisipasi Karhutla, para peserta dalam perjalanan juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan dan hutan. Sosialisasi yang dilakukan berupa bahaya dan ancaman melakukan pembakaran lahan dan himbauan agar masyarakat meninggalkan cara membuka lahan dengan cara pembakaran.

Danramil 15/Kuala Kampar disela-sela kegiatan mengatakan, “kebiasaan masyarakat dalam membuka lahan dengan cara membakar harus dihindari dengan terus melakukan sosialisasi maupun melakukan patroli agar kebakaran tidak terjadi, karena dampak kebakaran lahan ini cukup luas, ini sangat berbahaya dan cara-cara lama membuka lahan dengan dibakar harus ditinggalkan”.

Karhutla yang dapat menyebabkan kabut asap berdampak buruk tidak hanya pada materi, namun juga imaterial berupa gangguan kesehatan, untuk itu kita harus bersama-sama menjaga wilayah kita ini jangan ada kebakaran,” jelas Danramil.

Selain itu, Danramil menyampaikan, dalam rangka antisipasi Karhutla selain melakukan patroli secara intensif ke wilayah rawan Karhutla, dirinya juga akan terus berkoordinasi dengan pihak perusahaan maupun instansi terkait lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan, apalagi pada tahun ini diprediksi kemarau akan berlangsung panjang.

“Babinsa Koramil 15/KK Kodim 0313/Kpr terus melaksanakan sosialisasi, begitu juga pengawasan dan patroli, beberapa hari terakhir cuara mulai panas, ini harus diantisipasi bersama,” jelas Danramil mengakhiri. (*)