Pekanbaru (Nadariau.com) – Kasatpol PP Kota Pekanbaru Agung Pramono menghimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika malihat pelajar bermain di Warnet saat jam pelajaran.
Satpol PP akan segera menanggapinya dengan melakukan penertiban ke lokasi tersebut. Jika tidak ada laporan tentu Satpol PP akan sulit mendapatkan informasi.
“Setiap hari dan setiap saat kita selalu melakukan patroli rutin. Dan ditempat – tempat rawan ada personel yang selalu mengawasi warnet dan terkait ketertiban lainnya. Dengan adanya laporan masyarakat, tentu akan membantu Satpol PP untuk mendapatkan informasi,” kata Agus, Selasa (19/11/2019).
Hari sebelumnya, Senin (18/11/2019) siang, puluhan pelajar diamankan oleh Satpol PP di beberapa titik Warnet di Kota Pekanbaru.
Para pelajar yang terjaring langsung dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Pekanbaru. Mereka pun diamankan satu persatu oleh petugas.
Petugas menjaring 33 pelajar dari sejumlah warnet. Mereka menyisir warnet yang ada di sepanjang Jalan Hangtuah hingga Jalan Imam Munandar.
Para pelajar ini pasrah saat petugas membawanya ke truk dalmas. Satu persatu pelajar pun didata.
Barang dalam tas pelajar pun diperiksa oleh petugas. Mereka mengantisipasi adanya barang terlarang atau senjata tajam.
“Kami langsung jaring mereka karena bolos. Mereka berada di warnet saat jam pelajaran,” ujar Agus.
Petugas sudah mendata para pelajar. Mereka adalah para pelajar dari sejumlah SMP dan SMA di Kota Pekanbaru.
Agus juga memberi pengarahan kepada pelajar. Ia mengingatkan para pelajar agar tidak lagi bolos pada jam pelajaran.
Pihaknya juga memanggil orangtua para pelajar yang terjaring dalam giat ini. Mereka juga membuat surat perjanjian agar tidak mengulangi perbuatannya. (ind)


