Ustad Mawardi Mengimbau Seluruh Lapisan Masyarakat Kampar Tetap Menjaga Toleransi Antar Umat Beragama

Kampar (Nadariau.com) – Ustad Mawardi Mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kampar agar tetap menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Dikatakannya, kerukunan dan toleransi merupakan kunci utama dalam kehidupan sosial. Menjaga kerukunan tersebut dimulai dari agama masing-masing terlebih dahulu.

“Misalnya agama Islam, antara sesama umat muslim tidak boleh bermusuhan hanya karena pandangan Mazhab yang berbeda,” paparnya, Senin (23/9/2019), kepada Nadariau.com.

Kemudian bagaimana caranya dalam menyikapi saudara kita yang berbeda agama dengan Islam, Ustad Mawardi berharap kepada umat Islam agar tidak memancing perpecahan.

“Jangan sampai umat Islam memancing dan berkata menghina, melecehkan saudara kita yang beda agama. Begitu juga sebaliknya, agama lain juga jangan sampai melakukan hal yang demikian,” imbuhnya lagi.

Apalagi di negara Indonesia, isu tentang agama sangat sensitif untuk dipermainkan, banyak yang mencoba mengompor-ngompori masyarakat agar pecah.

“Rosulullah saja, tidak pernah menghina, tidak pernah mencemo’ohkan bagaimana ibadah dan tuhan mereka, malahan di zaman Rosul ada orang kafir yang simpati dengan beliau karena kesopanannya, coba kita bayangkan bagaimana Rosul,” ulasnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar yang juga Imam Besar Masjid Markaz Islami Kabupaten Kampar Dr. H. Mawardi Muhammad Saleh MA itu juga menjelaskan, di Kabupaten Kampar belum ada kejadian-kejadian yang berpotensi memicu perpecahan tersebut. Sebab, di Kampar tidak ada yang saling singgung tentang persoalan agama.

“Alhamdulillah, kita bersyukur, di Kampar tidak ada persoalan keributan yang berpotensi memancing perpecahan antar umat bergama. Dan diantara umat Islam pun juga demikian, sesama umat muslim sekalipun berbeda pandangan dalam masalah-masalah khalafiah agar tetap menjaga ukhuwah dan persatuan” tutupnya. (DW).