Rabu, Maret 4, 2026
BerandaHeadlineAnggota TNI Koramil 03/Bunut Padamkan Api Karhutla di Lalang Kabung

Anggota TNI Koramil 03/Bunut Padamkan Api Karhutla di Lalang Kabung

Pelalawan (Nadariau.com) – Sejumlah anggota Komando Rayon Militer 03 Bunut tak patah semangat berupaya padamkan api walau dalam kepungan asap tebal memenuhi udara di Desa Lalang Kabung Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan.

“Upaya pemadaman terus kita lakukan, ini sudah memasuki hari ketiga sejak pertama kita diterjunkan ke lokasi karhutla pada Rabu (12/9) kemarin,” terang salah seorang anggota Koramil 03 Bunut Pelda Rudy Syafrianto, Jumat (14/9/2019).

Kebakaran tersebut berada pada titik koordinat N 0°26’32.887″ dab E 101°56’33.517″ di Desa Lalang Kabung

“Kebakaran itu terjadi di lahan milik warga setempat yang bernama Rilis Harefa,” bebernya

Dalam uapaya pemadaman, tambah Rudy, anggota Koramil 03 Bunut dibantu oleh personil Polisi dari Subpolsek Pelalawan dan di tambah tin damkar dari RAPP.

“Bersama dengan polisi dan tim damkar RAPP, kita padamkan api yang sampai saat ini masih kita lakukan,” imbuhnya

Di lokasi kebakaran ebakaran lahan gambut ini mengeluarkan asap pekat. Petugas cukup sulit memadamkan api, dengan menggunakan mesin pompa air.

Cuaca yang panas dan angin kencang, membuat api cepat melahap semak belukar kering tersebut.

Seluruh anggota yang diturunkan dengan sigap berjibaku menaklikkan si jago merah. Menyekat kepala api, agar tidak meluas ke permukiman warga.

Rudy mengatakan, titik api dipermukaan lahan sudah berqngsur menyurut, tidak sebar sewaktu pertama kali datang di lokasi karhutla itu. Hanya saja, bara api yang ada di dalam gambut masih mengeluarkan asap.

“Penyiraman terus kita lakukan, supaya api benar-benar padam,” katanya.

Belum diketahui penyebab kebakaran lahan kosong tersebut. Anggota Koramil 03 Bunut mendapat laporan setelah munculnya titik api.

“Penyebab kebakaran belum dikwtahui akan diselidiki pihak kepolisian,” sebutnya

Sementara itu, dengan tegas Rudy mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Terlebih lagi saat ini musim kemarau.

“Kita meminta masyarakat jangan membakar lahan. Karena kalau api sudah membesar akan sulit dikendalikan,” pungkasnya (Liaz)

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer