Umri Selenggarakan Klinik Penulisan Artikel Ilmiah Internasional Untuk Dosen

Pekanbaru (Nadariau.com) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menyelenggarakan klinik penulisan artikel ilmiah untuk tingkat internasional, di Kampus Utama Umri Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Sabtu (13/07/2019).

Klinik penulisan artikel ilmiah ini, merupakan buah kerjasama antara Umri dengan PT Chevrone Pacific Indonesia melalui program university relationship.

Pemberi materi klinik penulisan artikel ilmiah yaitu Prof Edy Saputra MT PHd dari Unri. Peserta adalah dosen dari hampir semua fakultas Umri, dengan jumlah sekitar 25 orang. Dosen tersebut ada yang sudah lolos jurnal internasional dan ada yang masih baru.

Prof Edy menjelaskan, dalam pembuatan jurnal atau artikel, para dosen harus memperhatikan langkah – langkah standar penulisan. Menulis lah dengan gaya tersendiri, jangan mengkopi artikel orang lain atau punya sendiri yang sudah pernah terpublis.

Kemudian untuk artikel internasional, jangan mengambil reverensi kepada jurnal lokal. Tetapi carilah reverensi kepada artikel – artikel terbaru, maksimal artikel lima tahun terakhir.

“Tingkatkan penulisan dengan menggunakan Bahasa Inggris yang benar. Terakhir, cobalah dituangkan artikel yang terbaik, agar hasilnya bisa jadi baik dan lolos dalam seleksi,” kata Edy kepada para dosen.

Sementara Ketua LPPM Umri Muhammad Ridho Fauzi ST MT menjelaskan, kegiatan klinil penulisan artikel ilmiah ini merupakan proses Prosiding (Artikel yang diterbitkan dari seminar ilmiah untuk tingkat internasional) dan jurnal internasional.

Tujuan kegiatan ini untuk membedah bagaimana cara menulis proseding dan jurnal internasional. Sehingga artikel dosen bisa lolos dan terindeks di skopus dan web science (Lembaga indek internasional).

“Untuk menembusnya kita perlu melakukan workshop dan klinik publikasi tingkat internasional. Dengan cara ini kita bisa mengetahui kiat kiat dan langkah – langkah dalam penulisan yang baik,” kata ridho.

Kendala penulisan artikel selama ini yaitu bagaimana bisa menulis yang baik dan menuangkan sesuai dengan standar proseding. Kemudian cara penulisan dengan Bahas Inggris dan ilmiah.

Tahun ini, Umri memiliki target bisa menembus 20 artikel internasional. Sementara sekarang Umri sudah berhasil menembus belasan artikel internasional.

Keuntungan banyaknya artikel internasional yaitu, bisa menambah kredit poin dan KUM bagi dosen. Kemudian dengan banyaknya artikel yang lolos, maka bisa menambah mengajukan artikel baru untuk melakukan penelitian.

Kemudian, bisa menjadi barometer untuk penilaian akreditasi Prodi dan akreditasi perguruan tinggi. Selain itu, rangking perguruan tinggi akan naik.

“Makanya setiap perguruan tinggi berpacu untuk mengirimkan artikel untuk tingkat nasional maupun internasional. Karena akann berpengaruh baik terhadap perguruan tinggi tersebut,” jelas Ridho. (ind)