131 Orang Gay di Kota Pekanbaru Tercatat Derita HIV

Pekanbaru (nadariau.com) – Sepanjang 2018 lalu terdapat sebanyak 131 Gay atau kelompok lelaki seks dengan lelaki yang menderita Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Kemudian untuk peringkat kedua ditempati kelompok penjaja seks komersial atau PSK dengan jumlah 30 kasus.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Diskes Pekanbaru Indra Pomi Nasution menyebut, terhitung tahun 2000 hingga Desember 2018 tercatat sebanyak 1.625 kasus HIV di Pekanbaru, 16 di antaranya meninggal dunia.

Kemudian untuk penderita Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) tercatat sebanyak 1.432 penderita, 166 di antaranya meninggal dunia.

Untuk meminimalisir penderita HIV/AIDS tersebut, Indra Pomi mengimbau masyarakat agar mencegah diri dan menjauhi hubungan seks bebas dengan bergonta ganti pasangan.

“Kami juga berharap media massa ikut memberi edukasi ke masyarakat tentang bahaya HIV/AIDS,” ucapnya, Kamis (4/7/2019).

Terpisah, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi menilai perlunya peran aktif orangtua dalam mencegah munculnya kelompok Gay serta meminimalisir kasus HIV/AIDS di Kota Bertuah.

“Jadi perlu peran dari keluarga, jangan sampai terjerumus,” pintanya.

Menurut Ayat, pergaulan dan pola pendidikan anak juga sangat penting diperhatikan orangtua.

“Orangtua sebaiknya mengawasi pergaulan anak di lingkungannya. Jangan sampai anak dibiarkan bebas bergaul dengan siapa saja, jadi harus dibatasi dan diawasi,” pesannya. (ind)