Tanpa Kekalahan, Maradona Bawa Timnya Jalani 136 Laga

Jakarta (Nadariau.com) – Sebagai seorang legenda sepakbola dunia, Diego Maradona nyatanya sudah dikaruniai bakat mengolah si kulit bundar sejak masih kecil. Bahkan, sebelum menandatangani kontrak pertamanya sebagai pesepakbola profesional, Maradona pernah membawa timnya mengarungi 136 pertandingan beruntun tanpa kekalahan.

Maradona menyukai sepakbola sejak usianya masih relatif muda. Pada usia sembilan tahun, ia mulai belajar bermain sepakbola. Tak membutuhkan waktu lama bagi Maradona untuk mencuri perhatian orang dengan penampilannya mengolah si kulit bundar.

Meski bertubuh kecil, namun Maradona dianugerahi kelincahan yang luar biasa. Selain itu, Maradona juga mahir dalam menggiring bola. Ketika bola sudah berada di kaki Maradona, maka akan menjadi sesuatu yang sulit bagi pemain lawan untuk merebutnya.

Ketika sedang bermain dengan teman-temannya di usia 10 tahun, Maradona berhasil membuat seorang pencari bakat terpukau. Tak lama berselang, ia pun bergabung dengan Los Cebollitas, yakni tim muda untuk klub Argentinos Juniors.

Bersama Los Cebollitas, Maradona menampilkan performa luar biasa. Bagaimana tidak, pasalnya ia mengantarkan Los Cebollitas mengarungi 136 pertandingan tanpa kekalahan secara beruntun. Tubuh Maradona yang kecil semakin membuatnya tersorot sebagai tokoh utama karena mampu melewati para pemain lawan yang lebih besar.

Dalam waktu singkat, sebelum usianya menginjak 16 tahun, Maradona pun lekas dipromosikan ke tim utama Argentinos Juniors. Itu merupakan kontrak pertama Maradona sebagai seorang pesepakbola profesional.

Selama membela Argentinos Juniors, yang merupakan salah satu tim papan atas di Argentina, Maradona sukses menunjukkan penampilan gemilang. Tak ayal, lima tahun berselang, yakni pada 1981, Maradona pun diboyong Boca Juniors. Di musim perdananya, ia membawa Boca menjuarai Liga Argentina.

Pada 1982, Maradona pun mulai meniti karier di Eropa. Setelah bermain luar biasa di Boca Juniors, ia pun direkrut oleh Barcelona. Kala itu Maradona diboyong dengan mahar 7,2 juta pounds. Pada masa itu, jumlah tersebut terbilang fantastis dan memecahkan rekor transfer dunia. (okezone/nrc)