Kamis, April 23, 2026
BerandaHeadlineBagaimana Cara Berpuasa di Pulau Ini Jika Lima Bulan Matahari tak Tenggelam

Bagaimana Cara Berpuasa di Pulau Ini Jika Lima Bulan Matahari tak Tenggelam

Norwegia (Nadariau.com) – Svalbard, sebuah pulau Bagian Norwegia di Samudera Antartika Utara ini mempunyai cerita unik. Yang mana, untuk periode April hingga Agustus setiap tahunnya tak pernah mengalami malam.

Terus bagaimana dengan umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa dan tinggal di pulau yang matahari sama sekali tak tenggelam selama lima bulan ini?

Dari keterangan Imam Masjid Oslo, Norwegia, Asim Mohammde (31) menyebutkan, bagi muslim yang tinggal di Pulau Svalbard punya tiga pilihan.

Pertama, mereka dapat berpuasa dengan waktu sesuai dengan matahari terbit dan tenggelam di kota terdekat yang tidak terus menerus mengalami siang.

“Kedua, mengikuti waktu di Mekah, dan ketiga menyesuaikan dengan waktu di daerah mereka sendiri ketika matahari terakhir benar-benar terbenam,” ujar Mohammed, seperti dikutip dari Antara, Senin (6/5/2019).

Di Norwegia sendiri yang durasi puasa sekitar 17 jam dalam sehari karena matahari tenggelam lambat, dikatakan Mohammed jika beberapa anggota jemaahnya memilih liburan selama Ramadhan guna menghindari durasi puasa yang sangat panjang.

“Itu juga tergantung pada jenis pekerjaan yang Anda lakukan. Jika Anda seorang pekerja kantor, Anda tidak memiliki masalah karena Anda bisa duduk di dalam dengan AC menyala. Tetapi jika Anda bekerja di luar dalam cuaca panas selama bulan Mei, Juni dan Juli, ini bisa agak sulit. Sebagian besar jemaah saya baik muda maupun tua, mereka sudah terbiasa bagaimana mengatasinya,” ucap dia.

Untuk diketahui, di sejumlah negara seperti Denmark, Norwegia, dan Islandia, waktu berpuasa lebih lama dari pada belahan bumi di Selatan karena waktu siang yang panjang. (nrc))

BERITA TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Berita Populer