Diktilitbang PP kerjasama dengan Umri Gelar Pelatihan Auditor Mutu Internal PTMA

Pekanbaru (Nadariau.com) – Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar pelatihan dan sertifikasi auditor mutu internal PTMA, menuju perguruan tinggi Muhammadiyah unggul.

Kagiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 20-23 November 2018 di Hotel Batiqa, Pekanbaru, Riau. Kegiatan ini juga dihadiri Rektor Umri Dr H Mubarak MSi, beserta jajaran dan para peserta pelatihan berjumlah sekitar 60 orang.

Wakil Ketua Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof Edy Suandi Hamid menjelaskan, pengauditan sangat penting dalam setiap kegiatan bagi perguruan tinggi.

Karena dengan pelaksanaan kegiatan yang baik dan terarah, maka akan mempengaruhi terhadap akreditasi.

“Dengan ramainya jumlah auditor, maka akan bisa melakukan audit anggaran kegiatan setiap per semester. Dimana selama ini kebanyakan pengauditan perguruan tinggi hanya sekali dalam satu tahun,” kata Edy, saat membuka kegiatan pelatihan dan sertifikasi auditor mutu internal PTMA, Selasa (20/11/2018).

Kemudian, kegiatan pelatihan auditor, baru dilaksanakan oleh Diktilitbang. Sehingga setiap minggu Edy berkeliling Indonesia membuka pelatihan di setiap perguruan tinggi Muhammadiyah yang ada.

Edy menegaskan, dari seluruh peserta, tidak semua bisa lolo seleksi auditor. Karena seorang auditor harus menguasai dan memahami kinerjanya dengan baik.

Diharapkan auditor yang lulus seleksi harus bermutu. Karena selain bertugas sebagai auditor interen juga bisa dipakai oleh perguruan tinggi diluar muhammadiyah.

Edy menegaskan, seorang auditor bukan mencari cari kesalahan, namun bagaimana bisa mencocokan anggaran kegiatan dengan standar yang sudah ditetapkan oleh perguruan tinggi.

“Jika Umri sudah memiliki auditor yang banyak, maka akan menguntungkan baginya, karena bisa melakukan auditor dengan berkala. Dengan megaudit secara berkala, maka Umri akan mudah mengetahui kelemahannya, sehingga bisa cepat diperbaiki,” jelas Edy.

Sementara Rektor Umri H Mubarak MSi mengaku tenaga auditor Umri baru berjumlah sedikit. Selama ini pelatihan langsung dilakukan di Diktilitbang.

Dengan adanya program pelatihan sekarang, maka sangat menguntungkan bagi Umri, karena bisa mencetak auditor auditor bermutu dengan jumlah ramai.

Kemudian, auditor ini akan dimanfaatkan untuk menjadi Tutor bagi calon calon auditor berikutnya. Sehingga memudahkan untuk mencari bibit bibit auditor baru nantinya.

“Sekarang kita baru punya auditor 12 orang. Jumlah ini jauh dari yang diharapkan. Kedepan kita targetkan, kita harus punya auditor minimal satu orang setiap Prodi,” kata Mubarak. (ind)