Pasangan Mesum di Kos Kosan Terjaring Razia Satpol PP Pekanbaru

Pekanbaru (Nadariau.com) – Sebanyak 22 wanita dan 8 pria terjaring razia penyakit masyarakat (pekat) yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru di sejumlah kos-kosan dan warung remang-remang, Senin (15/10/2018) malam hingga Selasa (16/10/2018) dini hari.

Razia pekat yang melibatkan dua pleton personel Satpol PP ini dimulai di kos-kosan Jalan Kartama, Kecamatan Marpoyan Damai. Di lokasi pertama, tepatnya di kos-kosan lantai dua, nihil tangkapan.

Petugas kemudian bergerak ke kos-kosan yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi razia pertama. Di lokasi ini, petugas mendapati sejumlah muda-mudi yang berduaan diduga mesum di dalam kos-kosan.

Mereka langsung diamankan lantaran tak bisa memperlihatkan buku nikah dan kartu identitas diri atau KTP.

Dari Jalan Kartama, razia pekat yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Satpol PP Agus Pramono itu bergerak menuju Jalan Soebrantas, masuk ke Jalan SM Amin atau Arengka II dan melintas di Jalan Naga Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, tepatnya di kawasan Stadion Utama Riau.

Di lokasi kedua ini, petugas mengamankan sepasang muda-mudi yang diduga tengah berbuat mesum di dalam mobil jenis Sedan.

Saat digerebek, pasangan wanita hanya menggunakan celana short dengan posisi duduk di bangku depan samping pasangannya. Dia terus menunduk dan tak mahu keluar dari dalam mobil.

Oleh petugas, pasangan pria diamankan ke dalam truk Satpol PP. Sementara pasangan perempuan diamankan bersama mobil terduga pelaku yang turut diamankan petugas.

Razia kemudian dilanjutkan ke warung remang-remang di Jalan SM Amin ujung. Di lokasi ini, petugas berhasil mengamankan sejumlah pria dan wanita.

Puluhan muda-mudi yang diamankan digelandang ke Kantor Satpol PP Pekanbaru guna pendataan dan proses penyidikan lebih lanjut.

Sebelumnya, Kepala Badan Satpol PP Pekanbaru Agus Pramono menyebutkan, pihaknya banyak menerima keluhan masyarakat terkait kos-kosan yang diduga dijadikan sebagai tempat mesum.

“Nanti mau kita sikat juga ni,” tegas dia.  (ind)