Kampar (Nadariau.com)- Mahasiswa Kampar yang study di luar negeri mendapatkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kampar, Senin (6/8/2018). Diserahkan secara simbolis kepada 36 orang mahasiswa di Kantor Baznas, Aula Lantai II, Komplek Markaz Islamy, Jl. D.I Panjaitan, Kec. Bangkinang Kota.
Zakat tersebut diperuntukkan bagi Putra-putri Kampar yang sudah dinyatakan lulus di Universitas luar negeri khususnya Timur Tengah, demikian dikatakan Ketua (Baznas), Basri Rasyid.
Selain itu, mereka yang melakukan pendidikan pada negara seperti sudan, Azerbaijan, Mesir, Turki dan jerman juga mendapatkan bantuan, sebutnya. ia berharap semoga perhatian dari Baznas bisa menjadi motivasi dan dorongan bagi mereka untuk meraih cita-cita.
“Kita berharap agar mereka dapat bersungguh-sungguh menuntut ilmu sekaligus berdoa dan taat kepada Allah SWT, sehingga pulangnya dapat meraih ilmu. Bahkan kalau bisa, dapat meraih Doktor di luar negeri,” ujarnya.
Selaku amil zakat yang diberikan amanah untuk menyalurkan zakat kepada yang berhak menerima, ia telah mengucurkan sebesar Rp. 180 juta kepada mahasiswa Kampar yang menuntut ilmu di luar negeri. Masing-masing dari mereka mendapatkan senilai Lima Juta Rupiah per Mahasiswa.
“Semoga mereka menjadi duta-duta Kampar yang dapat ,mengaharumkan nama Indonesia, Riau Khusunya Kabupaten Kampar. Oleh sebab itu jaga nama baik Kampar di luar negeri,” tambahnya.
Penyerahan ini merupakan yang ketiga yang dilakukan (Baznas). Sebelumnya dana tersebut dikucurkan pada tahun 2016, 2017.
Sementara itu, sebagai salah seorang Tokoh Muda Kampar, Asynin, P, S.T mengucapakan rasa terimakasih kepada (Baznas). Baginya, hal itu merupakan sesuatu yang sangat mulia dilakukan.
” Ya, karena Mahasiswa itu adalah orang-orang yang menjadi harapan kita masyarakat Kampar. Kelak mereka akan mampu membawa perubahan pada negeri ini, dan kita berharap kepada (Baznas) agar setelah ini ada program-program lainnya yang bisa mendukung Mahasiswa Kampar yang mau belajar”. Ungkapnya.
Salah seorang Mahasiswa yang diterima di Sulayman Damirel University, Turki, Aldiono mengaku sangat bahagia mendapatkan perhatian dari pemerintah, katanya dia sangat terbantu.
“Ini untuk membayar beban-beban biaya yang masih tersisa di Kampus bang, besok saya juga akan menggunakannya untuk membuat Visa. Pertama sekali saya mengucapkan terimakasih kepada kedua orang tua, karena berkat doa merekalah saya bisa berhasil,” ungkapnya senang kepada Nadariau.com.
DW.


